Tampilkan postingan dengan label my luvly. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label my luvly. Tampilkan semua postingan

Senin, 09 Agustus 2010

welkam ebot.. ^^




smurf !

ada smurf ditaman bie..
kenapa smurf?
apa itu smurf?

ehmm.. mungkin saja bie akan menuai pertanyaan itu sebentar lagi. ok.. let bie explain..

kenapa smurf ?
1. bie sudah katakan alasan kenapa orang itu bie sebut smurf
2. karena masa bie kenal tokoh smurf sama seperti bie kenal 'doraemon', jadi tokoh smurf itu sudah tidak asing lagi buat bie


apa itu smurf ?

smurf adalah tokoh kartun/ piktip.. it means, nama smurf itu juga piktip... tapi orangnya ada ^^

bie tidak akan menceritakan banyak hal yang bersifat 'pribadi' disini, bie hanya ingin menceritakan apa yang baik dari smurf. thats why kenapa ada blog ini...

bie suka menuliskan banyak hal tentang orangorang yang cukup berpengaruh akan bie, baik itu yang sederhana mau pun yang rumit sekali pun.

seperti hari ini... *maafsmurf..takbisamengcopashasilobrolanhariini*, sebuah obrolan yang biasa dan sederhana but... make bie berpikir dan berpikir.

smurf : 'tau kah kamu bahwa lebih mengecewakan org yg tidak berani berjanji

alasannnya: karena itu kenapa Tuhan tuliskan 7 kali org benar jatuh tujuh kali juga meraka akan bangkit..'


smurf membuat bie menertawakan diri sendiri, yeah.. bie like a looser

selamat datang di taman ini, smurf :)

Minggu, 08 Agustus 2010

my superhero

menangislah jika harus menangis

karena kita manusia..



begitulah lirik lagu yang sayup-sayup bie dengar dari arah dapur. entah siapa yang sedang ingin menangis pagi ini. minggu pagi... biasanya jika sedang menghabiskan akhir pekan dirumah, bie dengar lagu-lagu yang memuji namaNya, tapi kali ini berbeda.

mendengar kata menangis membuat bie teringat akan pesan abah bie yang manis. abah atau pesannya yang manis, bie tak ingin pusing memikirkannya. jangan menangis walau pun teman bie itu sadis.

sepanjang hidup bie, hanya sekali melihat abah menangis. yaitu ketika ibunya pergi meninggalkannya. dibalik kacamata hitam yang segede gaban, abah menyembunyikan airmatanya. mey 1995, masih jelas di ingatan bie bagaimana abah melepaskan kepergian ibunya. ia duduk tepat disamping peti dan tak peduli dengan lalu lalang orang-orang yang ada disekitar. dan bie ? bie takut membuat abah marah, maka bie hanya duduk diam dan kaku disamping abah tanpa menagis.

3 hari 3 malam... yaaa, bie ada disana 3 hari 3 malam, menikmati setiap tetesan airmata abah.

orang yang ada didalam peti itu adalah orang yang sudah membentuk abah menjadi seperti komunis. dan kini ia dilepaskan tanpa histeria sedikit pun dari abah. jika saja bie tidak duduk tepat disamping abah, bie tak dapat melihat betapa abah sangat kehilangan orang ini.

suatu ketika bie pernah bertanya, kenapa bie tak boleh menangis? abah bilang, menangis itu hanyalah lambang kekalahan sedangkan hidup itu adalah perjuangan. tapi menangis kan bukan hanya bicara tentang kesedihan, ujar bie saat itu. jangan menangis untuk hal-hal yang tidak penting dan tidak istimewa dalam hidup ini. jangan menangis karena temanmu yang sadis, jika kau menangisi hal itu maka temanmu yang sadis itu akan merasakan kemenangannya dan abah tak ada disampingmu untuk mengusap setiap airmatamu. seketika bie tercekat..

jangan menangis karena abah tak ada disisi untuk mengusap airmatamu.., bie kira abah adalah orang yang cukup pintar. ternyata salah ! baru saja ia membuat bie ingin menangis sejadi-jadinya.

abah adalah sosok yang penuh humor bagi teman-teman bie, tapi bukan buat bie. dia tak begitu menyukai kalimat romantis. tapi dia suka dengan gaya hidup romantis... rokok dan makan gratis maksudnya

abah tak suka dengan apa yang bie sukai.

abah tak suka melihat bie menangis, dan bie suka sekali menangis

abah tak suka melihat bie menulis, dan bie suka sekali menulis

abah tak suka melihat bie berpuisi, dan bie suka sekali berpuisi

walau pun abah tak suka dengan tiap hal yang bie sukai, abah tetaplah abah bie... dan ia adalah superhero buat bie, ia melakukan hal itu yang pasti ada alasannya.

ia tak suka bie menangis karena bie jauh darinya, jadi bie harus jadi anaknya yang kuat

abah tak suka bie menulis karena kegiatan menulis buatnya sama saja mendokumentasikan sejarah yang pernah berlalu, baginya yang lalu biarlah berlalu

abah tak suka bie berpuisi, berpuisi itu identik dengan kalimat romantis. dan ia anti kalimat romantis...


yeaahh... hal ini membuat bie tak pernah berani mengatakan betapa bie sayang sama dia, walo dia berulangtahun sekali pun.. tidak ada kata bie sayang abah atau apa pun itu. kenapa? karena bie tidak siap dikatakan picisan olehnya. buat bie, lebih baik dikatakan goblok atau pun tolol olehnya dari pada disebut picisan... hinaan terbesar sepanjang hidup itu namanya.

Kamis, 18 Februari 2010

titip rindu...

pagipagi wes bicara tentang rindu. ehmm.. rindu pada apa ? rindu pada siapa ? yeah.. ndak mau ngbahas selain rasa rinduku pada abah dan appah ^^

pagi ini teringat akan dua tokoh yang selalu bie banggakan dan bie istimewakan. dua orang ini adalah orangorang yang INGIN bie BANGGAKAN. weiks... ko jadi melowmodeon ? terserahlah... dibilang melow juga gpp.

jadi inget zamanzaman masih 'dikampunghalaman'... seisi kelas lagi saling ledekledekkan. akhirnya bisa lulus juga.. itu adalah bahan ledekkan kami. tapi yang namanya lulus adalah moment sakral yang pasti kudu ada orang yang kita banggakan berdiri dipelataran itu dengan rasa bangga. orangtua !

yeaaahhh... untuk pertama kalinya aku bingung. hihihi.. bingung orangtua mana yang harus aku banggakan. aku teramat sangat mencintai mereka tanpa mereka tau hal ini. weiks.. ko isa ? yeaaahh, dihadapan mereka aku adalah seorang anak yang pembangkang. dan kala itu si anak yang mereka bilang pembangkang cuman bisa diam tertegun dalam kebingungan. siapa yang akan bie banggakan di hari yang seharusnya bie banggakan ????

tiada hari tanpa lagu... lagu pertama yang kami nyanyikan biar dapet ilham adalah You Raise Me Up by Josh G. hihihi.. jadi inget waktu itu bie dan tementemen nyanyi lagu itu sambil berpurapura lagi menyembahNya. Nya ? siapa Dia ? ehmm.. waktu itu se bie blum kenal...

ampe akhirnya lagu lawas dari Hilang Permataku ampe Tenda Biru dinyanyikan.... bie lupa sapa yang mulai duluan mencuri "Gudang Kata" bie. jadi mereka nyanyi sambil baca puisipuisi bie. hihihi... bie rindu masamasa itu. ampe pada akhirnya si dense baca puisi bie tentang ibu....

tapi lagu yang ada dibenak bie saat itu adalah lagunya Ebiet G Ade - Titip Rindu




Di matamu masih tersimpan selaksa peristiwa
Benturan dan hempasan terpahat di keningmu
Kau nampak tua dan lelah, keringat mengucur deras
namun kau tetap tabah hm...
Meski nafasmu kadang tersengal
memikul beban yang makin sarat
kau tetap bertahan

Engkau telah mengerti hitam dan merah jalan ini
Keriput tulang pipimu gambaran perjuangan
Bahumu yang dulu kekar, legam terbakar matahari
kini kurus dan terbungkuk hm...
Namun semangat tak pernah pudar
meski langkahmu kadang gemetar
kau tetap setia

Ayah, dalam hening sepi kurindu
untuk menuai padi milik kita
Tapi kerinduan tinggal hanya kerinduan
Anakmu sekarang banyak menanggung beban

Engkau telah mengerti hitam dan merah jalan ini
Keriput tulang pipimu gambaran perjuangan
Bahumu yang dulu kekar, legam terbakar matahari
kini kurus dan terbungkuk hm...
Namun semangat tak pernah pudar
meski langkahmu kadang gemetar
kau tetap setia


dan yang terjadi adalah.. bie dan tementemen bie menangis secara berjama'ah. huehuehue... lagu itu punya sihir yang wew ^^

titip rindu bie buat ibu
titip rindu bie buat emaak
titip rindu bie buat abah
titip rindu bie buat apaah
titip rindu bie buat temanteman sekampung dan sehalaman

bie rindu setengah jiwa.....

Kamis, 07 Januari 2010

forgive me for the words unsaid for, the times i forgot

aku suka katakata ini "forgive me for the words unsaid for, the times i forgot . . ."

bukan karena aku yang pelupa maka dengan mudah aku akan meminta maaf. yeah, memang itu salahsatunya tapi coba perhatikan awal kalimatnya. maafkan aku atas kalimatkalimat yang tak sempat kuucapkan. mengingat ketika hari ibu kemarin seorang teman ngdumel ditamannya sendiri membuatku tergelitik ingin bertanya. seberapa besar kau mencintai ibumu ? ehmmm... ibu dan emaak mang gak punya pesbuk, ym or blog biar mereka tahu betapa aku sangaaaaaattttttt ...................................

diwaktu yang lain seorang teman juga pernah berkata, bagaimana mungkin orang ini tahu bahwa kamu mencintainya jika kamu gak pernah mengatakan hal ini ?

ehmmm.... terkadang ada kata yang tak usah di ungkapkan. menurut sebuah buku yang begitu diagungagungkan oleh si boss yang berjudul 5 bahasa kasih, aku bukan type yang seperti itu.

kembali lagi kepada kalimat yang diatas, gak nyangka az mereka langsung berkomentar ; "kalimatnya daleeem banget", "ngarasa bersalah ama sapa?", "hiksss.. kenapa lagi booo?", bla... bla.. bla.... MyEm0.Com
yeah, ma'acih buat responnya... sayangnya ini memang benarbenar kalimat yang tak terucapkan. jadi biarkanlah angin yang membacanya kemudian disampaikan kepada yang memang seharusnya membaca kalimat iniMyEm0.Com

Rabu, 06 Januari 2010

pilihan itu kembali lagi

semasa kecil, abah mengajarkanku untuk menentukan pilihan dan bertanggungjawab atas pilihanku sendiri. tapi disisi lain emaak tak mengizinkanku 'tuk memilih. logikanya ini seharusnya menjadi balance.

beda lagi dengan apah dan ibuku. walau aku datang ke bumi ini karena ingin mereka, tapi kurang begitu mengenal sosok ayah. apah dan ibu begitu sulit ku gapai. oooppss... kali ini aku bukan ingin membahas sosok mereka. bukan berarti aku sudah gak peduli lagi, nope ! walau mereka seperti itu, aku masih cinta sama apah dan ibu.

1. apah
dia adalah orang yang apah terbaik yang ku punya. apah adalah sebuah topik yang bisa membuat abah dan emaak memarahiku. bukan bermaksud ingin menyalahkan apah, tapi dari apah aku seperti mengcopy sifat keraskepalanya. hehehe, kalo aku dan apah sudah berdebat maka seisi rumah akan malamkudus seketika. disisi lain apah adalah orang yang punya sense humor tingkat tinggi. dengan kalimatkalimat nyelekitnya kami bisa tersindir tanpa rasa sakit hati. hehehe... sikap ini juga sepertinya aku dapat dari apah.

2. ibu
wanita hebat ! yuuuppp... ibu adalah wanita terhebat yang pernah ada dimuka bumi ini. terkadang aku sering berpikir kenapa ibu begitu mencintai apah dan terus mempertahankan apah. apah yang selalu membuat kami emosi. dari ibu aku juga belajar untuk mencintai tanpa alasan. ibu yang plegmatis dan ayah yang sanguin, hehehe.... menghasilkan anak yang autis =))

3. abah
sang koleris sejati. kau tahu... aku merasa beruntung punya seorang ibu yang plegmatis. darinya aku belajar diam ! abah adalah koleris mentok, dia ndak suka berdebat panjang. dia akan katakan ini itu tanpa aku boleh menentangnya. tanpa ada masa ia mengharuskan aku untuk memilih. ketika pilihan itu datang.... beuh, aku hanya bisa menatap melas kepada ibu agar ia memilihkannya untukku.

4. emaak
wanita melankolis calon pemain sinetron dimasanya. hehehe... begitulah aku menyebut emaakku yang satu ini. emaak bisa membuat keegoan yang ku punya luluh seketika ketika ia mulai mengkacakan matanya.


tinggal menunggu hari, maka aku akan bertemu dengan mereka dan aku tahu pertanyaan apa yang akan mereka ajukan padaku. mana lelaki pilihanmu ?

dihadapan mereka aku hanya bisa tersenyum, yeahh.. bersembunyi dibalik senyuman. karena jika aku jawab, aku belum menemukannya mereka akan dengan cepat menjelaskan tentang yang namanya pilihan.

hidup itu adalah pilihan, nak. jangan kau memilih hidup yang seperti ini. jangan kau memilih kenyamanan semata... bla... bla.. bla... bla...

pilihan oh pilihan.. adakah mereka tahu yang terpilih lebih memilih terbang tanpa sayap dan berlari tanpa kaki ? kini aku dihadapkan pada sebuah pilihan yang tak dapat ku tolak....

tak dapat ? bukan begitu... aku tahu dapat atau tidak itu juga merupakan sebuah pilihan. pffuuuhh.. pilihan itu kembali lagi, bu

Selasa, 22 Desember 2009

di doaku ada ibu...

hey... hari ini seisi bumi menyatakan betapa besar kasihnya kepada sang ibunda. dan aku ? lagilagi cuman bisa mengatakan itu kepada angin... angin yang benarbenar angin, biarkan angin yang menyampaikannya itu kepada emaak.

banyak hal yang ku sembunyikan dari emaak, dan aku tahu bahwa ia tahu setiap hal yang ku sembunyikan darinya. aku menyembunyikan air mataku dibalik topeng ini. aku menyembunyikan kasihku dibalik katakataku.

banyak hal juga yang belum dapat ku lakukan dan ku berikan untuk emaak. satu hal yang ingin kulakukan adalah membanggakan emaak. dan yang ingin ku berikan adalah rasa bangga itu. aku ingin emaak berdiri disebuah masa dan dengan suara lembutnya ia menyatakan rasa bangganya padaku. aku ingin membanggakan emaak....

hari ini, aku hanya dapat berterimakasih kepada emaak...
terimakasih atas setiap waktu yang ia berika
terimakasih atas setiap tetesan asi yang engkau berikan
terimakasih atas setiap peluh
terimakasih atas setiap kasihmu
terimakasih atas setiap cintamu

dear emaak.. ucapan terimakasihku tak cukup membalas cintakasihmu. selamat hari ibu, emaak

Sabtu, 22 November 2008

ini untukmu ibu . . .

Aku memang bukanlah anak yang dapat kau harapkan untuk membahagiakanmu. Hari tuamu akan datang, aku tak bisa menyambutmu dan mengantarmu denagn kebahagiaan. Siapa yang percaya ketika aku akan menjadi bagian dari kebahagiaanmu nanti? Aku hanya bagian dari yang tersisih, dan aku takkan membiarkanmu menjadi bagian dari itu. Biarkanlah cukup mereka yang mempunyai pandangan seperti itu. Tapi percayalah, kau tetap menjadi sumber kehidupanku.


Aku telah mermpercayaimu dengan menjadi bagian dari kebangaan yang pernah ku miliki. Dan aku tak mau kau mengakhiri kebahagiaanku saat ini. Ibu, maaf bila aku pernah menuntutmu untuk terus memperhatikanku dan aku tak pernah membalas perhatianmu. Aku tak tahu kau akan membahagiakan kami anak-anakmu. Ku akui pernahku menyimpan secuil rasa kecewa untukmu. Dan aku sadar bahwa aku tak berhak melakukannya.


Ibu, sampaikan maafku pada setiap tetesan air matamu yang mengalir atas namaku yang telah membuatmu kecewa. Sampaikan juga pada setiap renungan yang pernah kau lalui karena aku yang tak pernah memperdulikanmu. Aku yang kau anggap tak pernah memperdulikanmu, sebenarnya . . . jauh dari hatiku selalu memperdulikanmu. Aku ingin kau ada ketika aku rapuh. Maaf jika aku tak pernah menghibur hatimu yang penuh amarah.

Pantaskah aku mencaci diriku, sedangkan kau yang memberi aku kesempatan pun tak pernah mencaciku? Lalu dengan apa aku dapat membahagiakanmu? Aku hanya punya janji 'tuk jadi anak yang berguna. Tapi bagiku itu saja tidak cukup untuk semua pengorbananmu. Apa juga yang akan kau katakan pada sang Ilahi tentang kami anak-anakmu?

Aku tak pernah berharap untuk mengecewakanmu. Bukan . . . bukan itu harapanku. Harapku hanya ingin agar kau bahagia, ibu! Maaf, jika aku tak dapat memahami sikapmu yang ingin selalu ada didekatku. Aku suka kau melakukannya, hanya saat ini aku merasa tiadk nyaman dengan keadaan itu. Apakah aku seperti Malin Kundang ? Aku harap aku tak pernah menyangkal bahwa kau adalah ibuku.

Aku tahu, aku selalu melakukan kesalahan yang berulang-ulang kali. Terkadang aku merasa tidak layak menjadi anakmu. Namun siapakah aku yang berhak berkata seperti itu? Ibu, aku ingin hari esok menjadi milik kita. Aku ingin sang surya dapat menyinari garis kita. Ibu, doakan aku agar aku bisa memerikan pagi menjadi milikmu.

Maaf jika aku tak dapat menyambutmu dalam pagimu dan tak dapat menunggumu hingga malan akan memisahkan kita. Ini bukan inginku, aku tak pernah berpikir 'tuk jauh darimu. Aku ingin selalu ada dalam pelukanmu. Aku ingin mendekapmu, tapi aku tak mampu. Ku akui ada keraguan yang begitu mendalam dalam pikiranku. Ini bukan sebuah alasan karena aku akan tetap berdoa untuk pertemuan kita. Natikan aku ibu . . .