Tampilkan postingan dengan label rohani. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label rohani. Tampilkan semua postingan

Selasa, 18 Januari 2011

bersyukurlah..






sometimes ada orang yang ndak bisa menerima kenyataan..
ini ndak berkamsud SARA but inilah hidup..

bie ndak bisa menolak status ras melayu dalam diri bie
bie ndak bisa teriak pada dunia bahwa bie adalah orang italy... no !

bie ndak bisa menolak suku batak dalam diri bie
and when somebody menebak bie adalah suka javaness, then bie akui itu.. tidak bisa ::sulemodeon::



buku ini adalah sebuah cermin buat bie..
begitu banyak kalimat yang sulit bie mengerti, jangankan untuk dimengerti... untuk mengejanya pun rasanya bie sulit sekali. and make bie asking to myself... bie ini batak bajakkankah? banggakah bie menjadi batak bajakan? bersyukurlah bie... yeaaahh, seharusnya bie bersyukur karena Dia udah kase bie sebuah identitas.

ndak berkamsud mengkotakkotakkan sukubangsa, tapi karena manusia sudah mulai lupa atau dengan sengaja melupakan sekat yang sudah ada?

dibenak bie, manusia itu gemar dengan sebuah kebebasan tapi kebebasan ada batasnya. mereka boleh bilang Tuhan itu satu... silahkan, tapi bukankah hanya Yesus yang berani menyatakan Dia'lah jalan dan kebenaran ?

semua orang itu sama... memang, tapi bukankah masih ada adat istiadat yang harus kita hormati dan hargai ?

bersyukurlah jika anda dilahirkan dengan identitas anda saat ini, karena diluar sana masih ada orang yang ndak tau identitasnya...

bersyukurlah jika Tuhan masih ada untuk anda, karena diluar sana masih banyak orang yang bertanya tentang esensi dari Tuhan itu....

bersyukurlah jika anda masih mencari Tuhan, karena Tuhan masih berkenan ditemui orang seperti kita ini

dengan kata lain, bersyukurlah hai hati, mulut tangan :)

Sabtu, 15 Januari 2011

Tuhan..

mari bicarakan tentang Tuhan

Tuhan seperti apa yang ada di benakmu?

for bie... Dia seperti batu karang yang teguh. ehmm... kenapa bie bicara tentang Tuhan? olrait akan bie jelaskan.

seorang teman berkomentar tentang bie, for bie komentarnya sangat tajam but bie berusaha untuk memahami. dia bertanya pada bie apa bedanya bangga dengan sombong ? ehmm... sombong? yepp.... sepertinya cap ini blum lekang dari kehidupan bie.

buat mereka bie ini ce kecil yang cukup kuat
untuk hal ini bie cuman bisa diam... why?

okay akan saia jelaskan perbedaan sombong dan bangga..
jika bie sombong maka bie akan membual tentang apa saja dan bie akan mendapat banyak pujian yang semata agar diri bie mendapatkan semua pujian itu. tapi hanya pujian...

kenyataannya....
bie tetaplah ce kecil yang punya Tuhan (yang pastinya kuat)
Tuhan yang bie punya tidak mengajarkan bie untuk menjadi seorang pembual...
diam dan beri mereka bukti dengan perbuatan...

see... how great He is !!!!

bie bangga punya Tuhan seperti Dia
bie bangga punya Tuhan yang sederhana

Dia suka hal yang ndak kelihatan, temans...

dear my luvlybuddy.... apa pun yang sudah Ia lakukan untuk bie, smua itu baik. jika bie tampak kurang menyenangkan dihadapan kalian itu hanyalah keburukan dari respon hati kalian menanggapi diri bie.

dear my luvlybuddy... bie hanya dapat bersyukur, bie masih bisa hidup. bie masih punya abah dan emaak. bie masih bisa berbagi dengan mereka, bie masih bisa bekerja dan melakukan banyak kegiatan. bersyukurlah selalu untuk segalanya. Tuhan tahu apa yang bie butuhkan... apakah sikap ini kalian sebut sombong? whateve'..... koneksi bie ke Dia lanjarjaya indahmakmur jadi bukannya bie ndak membutuhkan kalian or pasanganhidup. nope ! bie bersyukur Tuhan memberikan kalian di dalam hidup bie

abah selalu pesan ke bie... apa pun itu hadapi dan nikmatilah. apa pun !

lalu bagaimana pendapat kalian tentang Tuhan bie punya? naif kah? yaaa... bie mencintai Tuhan bie dengan kenaifan yang bie punya. saranghaeyo Yesu..... :*

Rabu, 04 Agustus 2010

orang benar

sebagai orang benar kita harus hidup dengan cara yang benar bla.. bla.. bla... bla...

Entah sudah berapa kali topik ini dibahas. Dari pada menggerutu didalam hati bie menuliskan apa yang sudah dikatakan si pembicara di depan mimbar. Dan ingin rasanya bie mengangkat tangan bie dan bertanya padanya, apa defenisi dari orang benar ? Tapi ini bukan sesi tanya jawab, ini adalah sesi D3 (duduk, diam, dengar !)

Dengar dan lakukan, jadilah taat... bie teringat dengan kalimat itu. Tapi menjadi taat apakah satu paket dengan menjadi bodoh?

Pembicara itu masih saja berapi - api menceritakan pengalaman hidupnya yang bie tak bisa bedakan mana yang omong kosong mana yang nyata.

Otak bie tak dapat berhenti untuk berpikir dan menimbulkan banyak pertanyaan dari pernyataan-pernyataannya.

Jika ia orang benar, berarti dia tidak pernah melakukan kesalahan. Jika dia tidak melakukan kesalahan... dia tidak tahu bagaimana rasanya menjadi orang yang 'salah'.

Jika ia orang benar, apakah cara dan tindakannya adalah benar dengan menghakimi orang-orang yang berbeda cara ibadahnya dengannya adalah orang salah?

Orang benar dan orang salah, siapakah yang dapat menentukan orang ini salah atau benar? Manusiakah?

Rabu, 14 Juli 2010

aku tak ingin pulang

Kita ini ibarat domba.. sebuah perumpamaan yang sering ku dengar. Dan aku selalu bertanya dalam hati, mengapa kita disamakan dengan domba? Entahlah, dari dulu hingga sekarang aku tak berniat mempermasalahkan hal ini hingga ke permukaan.

Teman : Hey.. apakabar?

Sebuah senyuman adalah pilihanku untuk meresponi pertanyaannya itu. Basa basi, pikirku. Aku tahu pertanyaan apa lagi yang akan ia katakan setelah ini.

Teman : Kemana saja?

Yaa.. dugaanku ternyata benar. "Ada apa?", tanyaku untuk menyelesaikan sesi basabasi ini dengan segera.

Teman : Kenapa kamu sudah jarang sekali terlihat di gereja ?, kali ini ia bertanya dengan sebuah kekuatiran.

Lagi-lagi sebuah senyuman menjadi pilihanku untuk meresponi pertanyaannya itu. Tante Paku sudah mengungkapkan hal ini beberapa waktu yang lalu.

Aku : Aku tak ingin ada disana, ujarku tegas

Teman : Kenapa?

Aku : Karena aku bosan menjadi penghuni gereja yang membosankan itu

Teman : Maksudnya ?

Aku : Apakah untuk menjadi bagian dari mereka aku tak boleh berlaku menjadi diriku? Apakah menjadi menjadi mereka pun aku harus kehilangan 'aku' dan berlaku sama seperti mereka? Jika memang begitu, aku tak ingin kembali ke sana..

Teman : Gereja itu sudah seperti rumah, disana ada Bapa yang menanti kita

Aku : Jika untuk menjadi anakNya dapat membuatku menjadi orang yang sangat membosankan, aku tak ingin menjadi anaknya

Teman : Kau seperti domba yang kehilangan arah..

Aku : Dan lagu "Amazing Grace" lah yang akan mengantarkanku kembali ke arah yang benar itu...

JIka gereja adalah rumahku, aku tak ingin kembali. Aku tak merasakan kata pulang ketika berjalan menuju ke arahnya.

Aku terbiasa menyebut emaak, abah dan saudara-saudaraku lainnya dengan kata 'orang rumah'. Kembali ke rumah adalah kembali merasakan kenyamanan, ada banyak hal disana. Aku akan bertemu dengan ruang tidur yang begitu nyaman, aku akan bertemu dengan ruang tamu, disana aku akan menyambut orang-orang baru dengan keramahan, aku akan bertemu dengan dapur. Dapur adalah bagian dari rumah yang paling kusukai. Di dapur dapat terjadi banyak hal, ada kekotoran, ada kesibukan, dan pada akhirnya akan menghasilkan sebuah kenikmatan dari sajian makanan. Dengan begitu aku selalu ingin kembali ke rumah dan memasuki setiap ruang yang ada.

Dan gereja ?

Di sana aku hanya dapat melihat ruang tamu saja. Disana tidak ada dapur atau pun gudang. Gereja bukan rumahku, aku tak ingin pulang....

Mereka bilang aku ini seperti domba yang kehilangan arah, ehmm... bagiku, aku adalah seekor domba yang melarikan diri dari kandangnya dan mencari kandang lain yang lebih nyaman. Kandang itu tak selalu bersih, karena yang akan membersihkan adalah gembala yang baik bukan domba-domba lainnya. Dan aku tak ingin pulang ke kandang itu...

Jumat, 26 Juni 2009

.. terbang ..

if i can see it, then i can do it
if i just believe it, there's nothing to it
i believe i can fly
i believe i can touch the sky

.. i believe i can fly - r kelly ...


terbang ? mana sayapmu ? weiks.. itulah pendapat beberapa teman ketika ku katakan sebuah impian. yupp, impian dan aku yakin ini bukanlah sekedar mimpii. flying !!! im flying without wings....

and its like flying without wings
coz You're my special thing
im flying without wings
and You're the place my life begins
and You'll be where it ends
im flying without wings
and thats the joy You bring
im flying without wings

... flying without wings - weslife ...

Yes 40:31
tetapi orang-orang yang menanti-nantikan Tuhan mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah



but those who wait for the Lord’s help 1 find renewed strength; they rise up as if they had eagles’ wings, 2 they run without growing weary, they walk without getting tired


...............................................................................................


aku ingin terbang ketika aku mulai jatuh...
aku ingin terbang ketika aku bosan di darat..
aku ingin terbang ketika 'sayapku' mulai patah..
aku ingin terbang ketika .........


banyak alasan yang membuatku ingin terbang. bicara tentang terbang berarti bicara juga tentang ketinggian. beberapa teman tahu kalau aku phobia akan ketinggian...... tapi bukan berarti aku akan larut dalam ketakutan itu.

tahun lalu ketika tempat dimana aku mencari segenggam berlian mengadakan outing ke sebuah tempat permainan, aku dengan sigap mengatakan ketidakikutsertaanku. lho ? yeah... walau pun itu gratisan tetap saja rasa 'takut' yang ku punya serasa lebih mahal harganya dari pada kebersamaan yang mereka tawarkan. tapi dengan berbagai ancaman yang mereka ajukan maka rasa takut yang ku punya berubah menjadi tantangan......

tantangan untuk bermain tornado... weiks, dengan sokjagomodeon aku terpaksa menikmati permainan itu. rasanya ? seru !!!

hidup juga seperti itu, terkadang kita takut untuk terbang. kita terlalu focus dengan ketakutan yang ada. kita terlalu sibuk memikirkan kemungkinan yang terjadi....

seorang teman bilang: lu mah enak, masih ada kakak, abang.... etc. tapi g 'kan kudu menghidupi emak g, abah g bla.... bla... bla... " , menanggapi hal itu rasanya aku ingin tertawa. oppss, bukan menertawai pendapatnya tentang kata 'enak' yang di berikan padaku. untuk hal itu aku hanya bisa mengatakan : amien....

keluar dari zona zaman *rohanimodeon* ! yupp, hal itu yang membuatku berani mengepakkan sayapku ^^

ketika aku terbang memang tanpa sayap, tapi aku akan terbang tinggi......


.......................................................................

ku kan terbang tinggi di awan
bersama-Mu dalam kemuliaan
sbab firman-Mu teguh menopang
ku kan aman dalam-Mu Tuhan

... lagugerejamodeon ...

lagu ini memang sudah biasa dinyanyikan di gerejaku. tapi jangan jadikan kebiasaan untuk menyanyikan sebuah lagu dengan cara yang biasa pula... coba sesekali nyanyikan lagu ini ketika sayapmu mulai rapuh atau patah namun dengan kepercayaan kalo kamu bisa terbang. apa hasilnya ?


yupp, terbang bersamaNya !!!!

how well do you know ... ?

ini nama quiz di facebook kan ? yupp !

how well do you know me ?

beberapa teman saya sudah menggunakan aplikasi ini, baik itu sebagai pembuat pertanyaan atau sebagai penjawab. setelah itu kita akan mendapatkan hasil/ presentase seberapa kenalkah kita kepada yang bersangkutan. bulan lalu saya sebagai si penjawab dengan kepercayaan diri yang tinggi berani 'take quiz how well do you know A '. yaa... sebut saja dia "A'...

pertanyaan demi pertanyaan saya jawab, yaa sesekali dengan dahi mengkerut karena soalnya serasa soal ujian negara. hasilnya cukup mengecewakan bagi saya. karena saya pikir saya mengenalnya, saya pikir saya tau banyak hal tentangnya, saya pikir.... bla.. bla... bla....

di lain waktu saya menjawab beberapa pertanyaan "how well do you know B ?", sama dengan quiz-quiz yang lainnya saya mulai menjawab pertanyaan-pertanyaan seputar kehidupan B. dan hasil ? wew !!!!

hal ini membuat saya terus berpikir, saya merasa klo saya lebih dekat dan lebih kenal dengan si A tapi kenapa hasil yang saya raih cenderung kepada si B. ehmm.....

seorang senior dalam sebuah pasar mengatakan : ndak selamanya orang terdekat itu lebih mengenal kita, bisa saja kita menganggap orang itu orang terdekat kita. tapi belum tentu orang itu mengenal kita

ehhmm... saya belum yakin dengan pendapat sang senior, saya tetap ingin menguji hal ini. kali ini saya sebagai pembuat pertanyaan. how well do you know vera josephine ? hasilnya ? beberapa yang orang yang saya pikir bisa mendapatkan hasil yang memuaskan ternyata ........................

....................................................................................

begitu juga dengan kehidupan rohani, terkadang saya berpikir apakah Tuhan kenal dengan yang namanya vera josephine ? tapi vera josephine yang mana ? adakah Ia tahu dengan segala hal yang tidak ku sukai ? adakah Ia tahu dengan segala hal yang ku 'doakan' ? dan masih banyak pertanyaan yang saya ingin sampaikan padaNya ketika itu...

ketika mereka bercerita tentang matius, markus, lukas, yohanes dan temantemannya, aku hanya sekedar tahu nama. aku tidak tahu siapa ibu yohanes, aku tidak tahu dengan cara apa Yesus bertemu dengan keduabelas muridnya. via friendster kah ? facebok kah ? forum kah ? or whateve'......

ketika mereka mempertentangkan mujizatNya, aku tidak tahu apaapa....
ketika mereka mempertanyakan ajaranNya, aku tidak tahu apaapa....
ketika mereka mempergunjingkan statusNya, aku tidak tahu apaapa...

aku tidak tahu apaapa dan aku tidak tahu harus berbuat apa.....

namun ketika aku diperlakukan sebaliknya, Dia tahu harus berbuat apa !
Dia tahu namaku !
Dia tahu aku !
bukan hanya sekedar tahu, Dia kenal aku..... ^^

Dia kenal aku bahkan sebelum aku diciptakan, wew !!!!

dan ku ingin mengenalMu Tuhan
lebih dalam dari s’mua yang kukenal
tiada kasih yang melebihiMu
ku ada untuk menjadi penyembahMu

.. Giving My Best - Mengenalmu ..

ketika aku mengenalNya, aku tahu... akan jadi apa ^^

Mazmur 25:14, “Tuhan bergaul karib dengan orang yang takut akan Dia, dan perjanjianNya diberitahukanNya kepada mereka.”


so.. siapkah Anda mengisi quiz how well do you know Jesus Christ ?

Sabtu, 30 Mei 2009

kalah atau mengalah ?

lagilagi hal ini harus terjadi lagi. kenapa harus ? aku benci dengan keadaan ini. tapi aku harus bisa bersyukur dengan keadaan ini. lagilagi Dia ingin mengajarkan aku sebuah bab baru. ehmm.... belajar untuk selalu siap dengan segala hal yang terjadi. walau hal itu jauh diluar jangkauan. berat atau tidak, Tuhan... bantu aku untuk menghadapi ini.

belajar dan terus belajar, apakah ini saatnya aku untuk di uji? wew... rasanya seperti sedang menghadapi test kimia dengan segala rumus yang bisa membuatku benarbenar merasa teracuni.

kali ini aku sedang kalah atau mengalah ?
Tuhan bantu aku...
Tuhan ajar aku untuk mengerti rencanaMu...

Sabtu, 23 Mei 2009

(mulai) menyukai yang ku benci

jika ada 2 pertanyaan :

1. sebutkan kelebihanmu !
2. sebutkan kelemahanmu !

taruhan, bahwa mayoritas akan menjawab pertanyaan yang kedua terlebih dahulu dari pada pertanyaan yang pertama. mengapa ? entahlah....


hal itu juga akan terjadi ketika kita dihadapkan pada pertanyaan :

1. sebutkan hal yang kau sukai !
2. sebutkan hal yang kau benci !

... banyak hal yang aku benci dimuka bumi. hingga terkadang ingin bertanya langsung padaNya : " apa tujuanMu menciptakan semua itu ? " jika saja ada jin kiprit yang dapat mengabulkan 3 permintaanku salah satunya aku akan mengajukan permintaan untuk bertemu denganNya ^^

tak terbayangkan apa yang bagaimana ekspresiku nanti jika sang jin kiprit datang dan memberikan kesempatan itu ? waits, kenapa aku harus berharap kedatangan sang jin kiprit ??? ehhmm... sepertinya aku benci untuk berdesakdesakkan dengan makhluk ciptaanNya yang lain agar dapat ditemui olehNya. untuk bertemu denganNya apakah harus mengantri ? aku benci mengantri...

jika saja untuk bertemu denganNya harus menggunakan nomor urut, berarti aku harus menunggu hingga nomorku tiba dan dipanggil oleh sang receptionist ? aku benci menunggu...

jika saja untuk berdialog denganNya harus punya reward yang banyak dan akan di tukar dengan "tiket berdialog denganNya". berarti aku harus mengumpulkan reward-reward kebaikan yang banyak. aku benci melakukan itu...

masih banyak hal lain yang aku benci...

kini tiba waktunya mengurutkan apa saja yang aku sukai. aku suka jika Dia menjawab doaku dengan segera karena aku benci jika Dia menjawab : bersabarlah....

aku suka jika Dia memberikan yang aku mau dan inginkan, karena aku benci jika Dia mengulurngulur waktu atau seolaholah tidak tahu apa yang aku mau. aku benci jika Dia hanya menjawab apa yang aku butuhkan saja...

wew... aku semakin benci ketika ku sadari bahwa waktu yang Dia berikan untukku lebih banyak ku gunakan mengurutkan apaapa saja yang aku benci. ehhmm... mulai belajar menyukai yang aku benci...

bersuka ketika harus mengantri
bersuka ketika harus menunggu
bersuka ketika harus "bersabar"
tetap bersuka dalam segala hal.... karena aku benci melihat sang jin kiprit bersuka ^^

Rabu, 20 Mei 2009

belajar...

wew.. pelajaran lagi nih selain dari : bersyukur !

topik bulan ini kyana : memberi !

klo ngliat buku tabungan dan saldo yang ada di atm kyana pengen menjerit.. tiiidaakkkk, kemanakah perginya angkaangka yang biasanya selalu tersenyum itu ???

hpfuuuhh... tak ada gunanya mencari jejakjejak kepergian mereka. karena seharusnya aku bersyukur masih bisa di berika udara GRATISSSS . . . .

masih bisa menikmati kalor GRATISSSSS.....

masih bisa menikmati segala sesuatunya yang ada dimuka bumi ini. dari pada harus memusingkan kemana perginya mereka.

aku belajar dari kepergian mereka yang tanpa jejakjejak dengan kembali merelakan, m'ikhlaskan mereka dengan jejak. kali ini aku ingin jejakjejak itu yang akan menuntunku ke rumah Bapa ^^

Tuhan...
ajari aku bahasa kasihMu
buat aku mengerti akan rencanaMu
setiap harinya ^^

Sabtu, 02 Mei 2009

happy family




finally..............

ya akhirnya aku bisa berada ditengah-tengah mereka, merasakan sedikit kebahagian yang mereka berikan untukku. sedikit yang mereka berikan namun berdampak besar untukku. semua ini menyangkut sebua visi ditahun 2009.

apa yang akan dan harus aku lakukan ditahun ini ?
apakah sama dengan tahun - tahun sebelumnya ?
adakah yang istimewa ?

aku pikir saat ini Tuhan tidak membutuhkan jawaban "ya" atau "tidak" maupun dengan berbagai macam alasan yang akan ku berikan. tidak, Dia tidak butuh itu !

apa yang sudah terjadi dibulan-bulan sebelumnya membuatku mensyukuri dan semakin mensyukuri apa yang ada. hidup ini tidak membutuhkan materi yang banyak untuk merasa bahagia ^^

ayahku selalu bilang bahwa hidup itu pilihan. 260409 membuatku memilih "yaa... hidupku bahagia". apa pun yang terjadi aku bahagia. aku bahagia karena aku menggunakan waktu yang sempit itu bersama 2 orang yang teramat sangat ku banggakan. kepada mereka aku tidak mengajarkan secara langsung tentang kebahagian yang udah Tuhan berikan kepada setiap umatnya. tapi setelah pulang mereka bilang : " wah... berarti aku masih mending donk ya, karena aku masih punya mama "

wew... bukan bermaksud ingin membandingkan setiap kebahagian yang kita punya. setidaknya aku masih punya kalian yang aku banggakan. dan aku memang tidak punya banyak materi untuk ku berikan kepada kalian. tapi aku akan memberikan semua waktu yang ku punya untuk kalian. dan itu hanya untuk sebuah kata : happy family . . .

ma'acih Tuhan udah memberikan begitu banyak "contoh soal"
ma'acih Tuhan udah menyediakan begitu banyak "guru"

Rabu, 04 Maret 2009

doa, doa, dan doa ....

hari keempat dibulan ketiga ditahun dua ribu sembilan. pfuih... mari kita menghitung hari, mengitung apa saja yang sudah kita dapatkan hari ini. bukan maskudku ingin menjumlahkan segala sesuatunya, menjumlahkan apa yang telah aku lakukan dan apa yang telah aku dapatkan, semua ini aku lakukan hanya bentuk dari rasa syukurku. aku yakin semua ini akan segera bermuara kepada yang namanya kebahagian. apa pun yang sedang terjadi, ya hadapilah. apa pun yang akan terjadi nanti, ya... terjadilah. disini aku hanya bisa mempersiapkan diri, berdoa.. doa.. dan doa hingga semua ini bisa ku nikmati dengan sepenuh hati.

pagi ini aku menambahkan daftar doaku, berdoa untuk banyak hal.
keluarga
saudara
sahabat
teman
apa saja

pfuih.... teruslah berdoa, doa dan berdoa....

Selasa, 03 Maret 2009

dalam lemah tetap kuat

wow... sebuah kalimat sederhana tiba - tiba datang begitu saja. tiba - tiba ? hah, tidak ada yang tiba - tiba di hidup ini.

dalam lemah tetap kuat
, entah kenapa aku sangat menyukai kalimat itu. maret ini aku merasa akan banyak sekali hal yang akan terjadi. peristiwa - peristiwa yang membutuhkan banyak energi, pfuih... setidaknya Tuhan masih memberikan aku peringatan untuk bersiap - siap. Tuhan atau hantu ? entahlah, terkadang ini sangat bertolakbelakang kepada sebuah kenyataan : imanku atau keindigoanku yang sedang berbicara.

ehm, mungkin lebih baik ( ato pasti lebih baik ? ) jika aku lebih mengandalkan yang namanya Tuhan ?! mari mulai berhitung sudah berapa banyak manusia yang Tuhan kirimkan untuk memperingati aku tentang ibadah ? yup.. ampuni aku yang entah sudah berapa lama absent dari hadapanMu. tidak... bukannya aku merasa jenuh pada Tuhan. hingga saat ini aku sama sekali tidak merasakan lagi yang namanya kejenuhan. begitu banyak hal yang membuatku terpesona akan perkerjaanMu. aku pun tidak ingin tenggelam dirutinitas ini, aku rindu bertemu denganMu. teramat sangat rindu.

dalam lemah tetap kuat
sebuah pesan singkat yang Kau berikan hari ini membuatku ingin mencariMu, mencari hingga aku benar - benar menemukanMu dan aku akan memelukMu. Tuhan, ini aku.... dan ini rinduku

Minggu, 18 Januari 2009

ingin bersyukur . . .

nyaris saja aku larut dalam segala keluhan yang ku punya. tanpa harus berdiam diri dulu agar semua ini bisa kembali tenang. Tuhan, ampuni aku yang nyaris melupakanmu dalam hal ini. namun ini benar - benar membuatku hancur, aku mohon jangan biarkan ini terjadi. aku masih ingin menunggu sebuah keajaiban kecil terjadi dalam hidupku. aku mohon, jangan buat aku semakin rapuh. Tuhan, adakah Kau tahu akan betapa hancurnya aku ?

lidahku telah semakin kelu mengingat yang akan terjadi nanti. darahku segera berhenti. izinkan aku melihat kuasaMu terjadi lagi dalam hidupku. kali ini aku ingin sekali bersyukur dan menyembahMu dengan segala harapan yang masih tersisa. bantu aku ya Bapa . . .

Senin, 12 Januari 2009

ingin selalu bersyukur . . .

entah apa yang telah terjadi, karena aku pun tidak punya alasan yang cukup untukku sampaikan. saat ini aku ingin selalu bersyukur dengan segala hal yang pernah, sedang dan akan terjadi nanti. apa pun itu ! setidaknya ada bab - bab terbaru yang akan disampaikan sang penguasa kepada hambanya ini...

ketika aku merasa tidak peduli dengan semua pendapat orang. mereka bilang aku seperti orang lain. benarkah begitu ? sesuatu telah terjadi teman . . .

apa pun itu, aku hanya ingin berusaha sekuat mungkin untuk menghadapinya. aku hanya punya sebuah senyuman yang dapat aku andalkan hingga nanti aku berada di penghujung sana.

Jumat, 09 Januari 2009

Doa Bapa Kami

versi bahasa ibu :

Bapa kami yang ada di surga,
Dikuduskanlah nama-Mu,
datanglah Kerajaan-Mu,
jadilah kehendak-Mu
di bumi seperti di sorga
Berikanlah kami pada hari ini
makanan kami yang secukupnya
dan ampunilah kami akan kesalahan kami,
seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami;
dan janganlah membawa kami ke dalam percobaan,
tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat
[Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan
dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya
Amin.]





versi bahasa ayah :
Ale Amanami nadi banua ginjang.
Sai pinarbadia ma goarMu.
Sai ro ma harajaonMu.
Sai saut ma lomo ni rohaM
Di banua tonga on songon nadi banua ginjang.
Lehon ma tu hami sadari on hangoluan siapari.
Sesa ma dosanami, songon panesanami di dosa ni dongan namardosa tu hami.
Unang hami togihon tu pangunjunan.
Palua ma hami sian pangago.
[Ai Ho do nampuna harajaon dohot hagogoon rodi hasangapon saleleng ni lelengna.
Amen.]

versi versus lain :

Abinu shebashshamayim
Yithqaddash shemekha
Tabo malkhuthekha
Ye‘ase retsonekha
Ka’asher bashshamayim gam-ba’arets
Eth-lekhem khuqenu ten-lanu hayyom
Umekhalanu ‘alkhobothenu
Ka’asher makhalnu gam-anakhnu lekhayyabenu
We’al-tebenu lide nissayon
Ki ’im-tekhaltsenu min-hara‘
[Ki lekha hammamlakha wehaggebura
Wehatif’ereth le‘olme ‘olamim
Amen]



ehm . . . terserah apa kata mereka tentang teguran Tuhan . . .

Rabu, 22 Oktober 2008

ada apa denganku, Tuhan..?

. . . hari ini tidak ada yang dapat aku lakukan. Selain menyebut sebuah kata "JENUH..", kali ini aku bukan sedang ingin merasakan efek dari lagu sang Rio Febrian. Tapi aku benar-benar jenuh, (seandainya saja..) aku tidak merasakan hal ini mungkin aku tidak merasakan kebodohan ini. Tuhan, bolehkah aku merasakan kata itu untukMu..? Tidak, aku tidak benar-benar serius dengan pertanyaanku...