Senin, 05 Maret 2012

taraa (n_n)

*menyesap kopi dingin disiang hari


akhirnya postingan pertama ditaman ini. sekian lama... ehmmm harus posting yang bermutu inih ceritanya. *alamat kiamat!


*sebenernya si saiah binun mau posting apa, tiwas salah lagi  •(⌣_⌣”)•


pineeeliii... aahh cuman bisa bilang kata itu. tiga bulan ndak curhat disini, waah.. wahh.. waah... bisa gitu si saiah hidup tanpa curcol? hohoho... ndak mungkin !!!

sebenernya sih saiah curhat dilapak sebelah, dan sempat menutup taman ini 


(dengan sengaja) dan akhirnya lupa "kata kunci" untuk membukanya. kebiasaan buruk ! (≠ ˘͡︻ ˘͡)

hingga pada suatu sore dibulan februari tahun dua ribu dua belas, taman ini pun dibuka kembali. dan... taraa, tak berapa lama beberapa teman di kota sebelah mengumpulkan puzzle demi puzzle ditaman ini. bagaimana teman-teman, sudahkah kalian menyusun puzzle dengan susunan yang tepat ditempat yang tepat? 
("`▽´)-σ (˘̶̀•ِ•˘̶́ ')

ada pun yang membantu si saiah menemukan "kata kunci" yang sempat berselema'an adalah bang nich. you know what... *aseekk, lagaknya sok english*, si saiah ketemu si abang yang satu itu disebuah "moment kebersamaan" yang manusianya tak satu pun si saiah kenal. modal nekat!

jadi ceritanya sewaktu saia berkelana di kampung sendiri walau pun serasa seperti seorang pendatang, si saiah pun mencari kesibukan dan mencari teman dan akhirnya lupa mencari jodoh. *eaaa, coding kaakaaa

okay.. kembali ke cerita awal bertemunya si abang yang satu ituh. begitu melihat si abang yang satu ituh si saiah hanya berpikir satu : setaaan !!

no..no.. noo... tidak ada yang salah dengannya, sama sekali dia tidak bersalah. masa lalu yang membuatku menyebut kata itu. okay.. tak usah pula kita lampirkan kisah mana yang membuatku memaki kala itu. dan taraaaa..... (n_n)

sebenernya banyak kandidat yang bersedia memecahkan da vinci code si saiah tapi entah mengapa ndak percaya juga memberikan access masuk ke taman ini. hingga suatu sore, si abang satu itulah yang saia minta menemukan "kata kunci" yang sempat berhamburan


Jumat, 02 Desember 2011

jujur (terkadang) penting

hari ini aku menunggu seorang teman untuk jujur. setidaknya jujur pada dirinya sendiri...

ini hanya sebuah cerita tentang avatarnya..

percaya tidak percaya, saia adalah seorang manusia yang gemar menarik kesimpulan sendiri terhadapa avatar apa yang sedang orangorang pakai. ehmm seperti sedang menggambarkan emosi mereka

anda boleh saja berbohong dengan segala macam caranya. diperbolehkan. tapi tidak dengan emosi anda yang mengundang kesimpulan dibenak saia.

.. bicara tentang kejujuran yang singgah diminggu kali ini adalah cerita tentang hujan buatan dan awan

.. aku tak bisa mencintainya, ve. ujar awan padaku beberapa senja yang lalu. entah apa yang membuatnya datang padaku dan memperkatakan hal itu. dan kalimat itu ku terima dan ku simpan. bukan untuk berikan kepada hujan buatan atau apa pun itu. uang ada pikiranku hanyalah satu, kenapa harus awan, hujan buatan atau apalah itu? kenapa bersinggungan dengan langit? kenapa tak sekalian kaw sebut dirimu pelangi(ku) (︶︿︶)

lalu apa yang membuatmu datang padaku dan berkata seperti ini? datanglah padanya, bukan padaku. aku tak dapat memberikan respon apa pun padamu, ujarku kala itu. aku hanya ingin jujur pada keadaanku. walau aku tahu, aku masih berusaha untuk jujur pada diriku sendiri. aku tak ingin menjadi manusia yang seperti kaw bilang, ve. si romantis yang sadis namun bersikap manis. dan aku hanya dapat tertawa miris sambil meringis... bukankah itu memang sudah kodrat kaum ?

tapi demi apa kaw jujur padaku? demi rasa bersalahmu? rasa bersalahku? rasa bersalah kita? bagaimana dengannya? apakah kita tak dapat menggunakan rasa bersalah itu untuknya?
tapi sudahlah...
diantara semua kejujuran dan perkataanmu, ada sebuah janji yang kau ucapkan. dan harapku, ini bukan sekedar janji seperti yang kaw katakan pada hujan buatan kala itu. tak usah ucapkan janji itu pada rumah siputku atau dihadapan korneaku. tak usah...
berdirilah dihadapan cermin, dan katakan padanya agar cermin dapat memantulkan hingga ke selsel dalam tubuhmu itu. itu saja.

.. jujur terkadang penting. terkadang tak senikmat rendang :)

Rabu, 30 November 2011

senang itu keputusan, nakmuda :)

hari ini aku berwarna ORANGE, orang'e orange.. 
.. anakmudanya memutuskan bahwa hari  ini adalah hari bahagia. senang itu keputusan..


bangun pagi diiringi sebuah kalimat yang terus menggema digendang telinga yang kecil ini seraya menyanyikan sebuah lagu yang sedang ku gilagilai


disini senang disana senang :)


terkadang aku merindukan masamasa empat bulan lalu, hidup dalam kondisi yang sangatsangat berkecukupan.


mau jalan dan butuh duit... cukup ada biaya dan waktu
mau makan dan butuh duit... cukup ada biaya dan menu
cukup


merindukan hal itu bukan berarti harus bersedih hati
disini senang
disana senang


... dimanamana AKU HARUS senang
doa pagi hari ini menghasilkan sebuah kalimat yang sempat membuatku tersedak 
sometimes God doesnt give what u think u wantnot because u dont deserve it, but because u deserve more !
 yaa terkadang aku heran dengan cara Tuhan bercanda, aku sebut Ia bercanda dengan gaya khasnya. karena jika aku menganggap semua ini serius, beranggapan dengan sisa perpeksionis yang ku punya, maka kiamatlah judulnya.


ya'ahowu !
saia ingin bersenang hari ini dan besok hingga seterusnya :)


untuk hari ini sekian dulu uneguneg saia, karena saia harus bergegas menuju KPP setempat untuk melaporkan apa yang harus dilaporkan


mari bersenangsenang, disini dan disana
mari mengenang, yang ini tapi tak usah yang disana..


hehe... salam secangkir kopi yang diserap anakmuda ini 

Selasa, 29 November 2011

iman biar aman

dua hari yang lalu, hari minggu, bermodalkan tujuhpuluh dua ribu rupiah aku melangkahkan kaki menuju sebuah gedung pertemuan para hedonisme. mall. begitulah aku menyebutnya...

entah mengapa tiap kali pindah kostan selalu berdekatan dengan yang namanya mall. demi apa? biar apa? tapi yasudah... lupakanlah :)

tujuhpuluh dua ribu rupiah itu cukup untuk membeli sebuah buku yang ku mau, seharusnya. tapi dompet saia ternyata masih berkemampuan seorang pelajar. menunggu buku itu diskon. begitulah kenyataannya. alhasil uang itu hanya cukup untuk membeli kebutuhan perut bie dan si adikkesayangan bie yang satu itu. mai luphly brother, mai luphly roommate :)

serenceng kopi instant
sebungkus mie telor
dua bungkus mie instant goreng
dua bungkus mie instant kuah
sebotol sabun cair  *tujuan utamanya hanya ini*
delapan butir telur
sebungkus mentega
sebotol air mineral

total : limapuluh empat ribu rupiah

(* _ *) ..........................  (* _ *)  ..........................  (* _ *)  ..........................  (* _ *)

 tujuhpuluh dua ribu rupiah dikurang limapuluh empat ribu samadengan delapanbelas ribu rupiah

bersemangatlah anakmuda, delapanbelas ribu hingga akhirbulan? setidaknya saia masih punya stock iman yang cukup hingga akhir bulan. dan hal ini saia temukan secara (tidak) sengaja....

selepas membeli beberapa kebutuhan perut itu, maka dengan langkah santai saia menuju toko buku dilantai empat gedung itu. tidak berniat membeli sebuah buku, dikarenakan kondisi keuangan saia yang sedang tiris miris. datang ketempat itu hanya ingin mengutip sebuah kalimat yang bisa memenuhi dahaga saia. hanya itu.

tiba disana... rak pertama yang saia hampiri adalah majalah. dimulai dari majalah hobby, majalah cewek hingga majalah orang tua... demi mencari sebuah kalimat memuaskan dahaga. tapi tak ku temukan.

melangkahkan kaki menuju rak novel fave, melanjutkan halaman terakhir yang ku baca. demi apa? demi penghematan, hehe... toko buku ini sudah seperti perpustakaan buat bie. mengingat halaman terakhir yang bie baca kemudian melanjutkannnya di kunjungan berikutnya. dan buat bie, hal ini menyenangkan :)

menemukan kalimat yang sama dan point yang sama, tapi tak apalah. kalimat itu lebih mengena ketimbang ayatayat emas yang sering mereka berikan untuk bie. namun... sebelum benarbenar keluar dari toko itu bie tergoda membaca sebuah buku dengan cover buku yang menarik. buku nama bayi. oopss... sama sekali tidak sedang mengandung tapi bie lagi pengen tahu apa arti sebenarnya dari nama bie

iman
pemberian Tuhan

see???? rohani bener kan nama saia...

entah kejedok apa si abah sewaktu memberi nama itu

begitu tau artinya langsung esemes si abah.. kenapa aku dikase nama itu? dengan harapan abah menjawabnya dengan serius... tapi apa yang ku dapat? dia menertawai aku.

iman yang ku punya sesuai dengan namaku
atau
nama yang ku punya sesuai dengan imanku

entahlah... yang ku mengerti saat ini adalah berimanlah karena itu aman

.. iman, kata gurusekolah minggu bie manusia itu diselamatkan oleh imannya sendiri
dengan iman yang Tuhan berikan lagi dan lagi, bie nanti bisa jadi pemimpin di mesiiiirrr... aahaayy amieeennn


#klo kya gini kok jadi inget mimpinya si *beep* yak? 




hey dirimu yang diujung pulau, entah benar atau tidak mimpimu itu, saia hanya bisa berkomentar queserasera :)


Senin, 28 November 2011

semangkuk bubur :)

hijau....

katakan saja ini hari berdamai, berdamai dengan mereka.

nasi itu kini sudah menjadi bubur, dan ini membuktikan bahwa saia bukanlah seorang yang pemaaf namun pelupa atau saia ini seorang pelupa namun tidak pemaaf. entahlah... pada kenyataannya, saia sudah melupakan mereka :)

melihat mereka warawiri masih dengan kesibukan yang sama namun dengan emosi yang berbeda. aku tidak antusias lagi.

dengarkan saia, nakmuda... nasi memang sudah menjadi bubur namun masih ada suwiran ayam dan kacang serta kerupuk

nikmati saja emosiku kali ini, logikaku sungguhsungguh tak dapat menerima hal itu.

aku bersumpah, demi makan siang hematku kali ini, aku tidak berniat merusak kesepahaman kalian. aku hanya ini mengingatkan kalian akan tujuan. kita punya kesamaan yaitu menikmati sebuah perjalanan tapi kita mempunyai perbedaan yaitu tujuan :)

mereka boleh sebut aku sampah, kau pun ku izinkan berkata demikian. tapi tidak dengan tujuaanku, aku, anakmuda yang bersemangat ini, bertujuan menyenangkan Tuhanku.

aku tak punya apaapa. kalian semua tahu itu.
sesuatu yang ku punya adalah Tuhanku..
aku tak ingin mengeluarkan sumpahserapahku untukmu atau menyakiti perasaanmu. entahlah.. aku terlalu renta untuk melakukannya. 

nasi sudah menjadi bubur... kini kau lihat, harakiri :)
semangkuk bubur untukmu teman, nikmati saja semua ini dengan suwiran ayam, kacang, kerupuk, kecap dan kaldu. atau mungkin kau akan menambahkannya dengan irisan daun berwarna hijau agar kesalahan ini dapat kalian nikmati bersama.

aku?
tenang saja... sebelum bertemu denganmu dan temantemanmu itu aku masih dapat hidup dengan perjalananku.

kita hanyalah teman tanpa perjalanan yang mempunyai begitu banyak perbedaan :)

suatu hari nanti mungkin kita akan bertemu, dengan atau tanpa semangkuk bubur ditangan kita. tapi jika nanti kau menikmati semangkuk bubur dipagi harimu, ingatkan masa ini. aku, si anakmuda yang bersemangat ini, lebih memilih melakukan dosa yang lebih nikmat ketimbang mencaci atau menghujatmu.

Minggu, 27 November 2011

semangat anak muda :)

... dimulai dari nol ya :)

begitulah kirakira yang terjadi hari ini

"gimana ve, udah sembuh sakit hatinya?" begitulah tanya seorang teman di sebrang pulau sana. sakit hati yang sempat membuat semangatku meracuni selsel dalam darahku dan .... aku pun terjatuh sakit dengan sempurna. terimakasih :)

secara kasat mata, saia adalah sosok yang kuat. itu salah besar. saia bukanlah sosok yang tegar, kuat atau apa pun yang mereka sebut mandiri. saia ini adalah seorang anak perempuan yang terlalu lemah. nyaris tidak bisa mengontrol emosinya.

saia tidak bisa terlalu emosi. itu kenyataannya.

saia tidak bisa menikmati euphoria secara berlebihan. nice... penyakit macam itu? entahlah.

okay... berdasarkan kutuk mahkluk berjubah putih pada tahun kemarin, saia ini terjangkit penyakit depresi. dan penyakit ini memang sudah menjadi trend penduduk ibukota. lagilagi cuman bisa bilang "nice...."

setidaknya saia harus bersyukur menjadi seorang sanmel, begitukah? semangat seorang sanmel, si petakilan yang perfeksioni.... nice. hehehe

hilangnya semangat anakmudanya beberapa waktu yang lalu dikarenakan sebuah sikap dari seorang teman yang saia kenal dalam sebuah keramaian. sikap yang jaaaaaaaaauuuuuuhhh diluar logika saia. dan saia pun tak dapat menerima hal itu. entah berlebihan, entah terlalu berlebihan.... tangan mulai dingin, nafas mulai tak beraturan dan jantung pun berdetak tak bernada. mulai mencari tembok... menahan lidah untuk mengumpat dan menahan jemari untuk mencaci. hasilnya ? tak bertenaga. jatuh sakit dengan sempurna.

tak diizinkan untuk terlalu euphoria
tak dapat menahan emosi

lalu apa yang harus dilakukan oleh anak mudanya ? membawa si tubuh ini berjalan entah kemana setelah dua hari benarbenar seperti mayat hidup. pucat pasi tak beralasan.

dan kau tahu apa pendapat adik saia melihat kejadian ini? "lu abis diputusin ya?", hahaha.... dia benar, aku tak pernah merasakan hal seperti ini lagi sejak ia meninggalkanku begitu saja. walau pun pada akhirnya lelaki itu kembali hadir... tapi beda rasanya.

anakmuda ini pun pernah tak bersemangat, dan kemarin anakmuda ini pun terjangkit virus yang sama dengan bakteri yang berbeda.

tapi tidak dengan hari ini...
hari ini anakmudanya kembali bersemangat setelah datang ke keramaian hedonisme namun beraliran positip, saia, si anakmuda, terimpartasi akan semangat anakmuda lainnya. maafkan tentang sakit hati yang kemarin, positipnya... ternyata saia masih punya hati. tapi tidak dengan melupakannya teman :)

saia tidak berniat untuk melupakan kalimatmu itu, karena saia tidak pernah merasa melakukan sebuah tindakan/sikap yang merugikan anda. sejauh ini... terimakasih sudah mengenal anda tapi jangan harap untuk mengenal saia lebih jauh. kita cukup sekedar kenal. semangaatss :P

Kamis, 24 November 2011

bergelora

aku tak ingin menjadi manusiawi. temanku tahu hal itu. aku ingin terus berjalan tanpa ada kata peduli. aku ingin menjadi aku. bukan kita. setidaknya denganmu.

aku suka memberikan katakata yang indah, hingga membentuk kalimat indah dan berujung pada lekukan senyum diwajahmu. aku suka melakukannya.

tapi tidak diberikan...

aku tak suka diberikan katakata yang indah, hingga membentuk kalimat indah dan berujung pada perubahan dijiwaku menjadi manusiawi. dan aku tak suka melakukannya.

aku suka menikmati deguban jantungku yang semakin tak beraturan, atau mataair yang tibatiba saja berpindah tempat dikelenjar kulitku.

hari ini... tepat hari ketujuh tak menyapamu. atau mungkin lebih tepatnya tak tersapa olehmu. dan aku? aku tak berusaha mencarimu, agar aku tetap menjadi aku, bukan kita. demi apa aku datang dan duduk disampingmu?

kau tahu.. kuning bilang sesatu tentangmu. sesuatu dengan nada yang datar agar tak membuatku bergelombang dan kembali bergelora. tidak sepantasnya aku kembali bergelora padamu.

lalu pada siapa aku pantas bergelora?

entahlah

suatu hari nanti, aku akan bergelora pada manusia yang meminangku melalui ayah dan ibuku. bukan aku yang menyampaikan pada mereka "aku akan menikah" tapi mereka yang akan katakan padaku "nak.. kau akan menikah"

mungkin ini akan menjadi yang terakhir kalinya aku menjalani apa yang mereka mau. entah sudah berapa tahun aku tak mengikuti apa yang mereka mau... sejak 2003 dan sekarang 2011. yaa...  delapan tahun tak mau tahu apa yang mereka mau. tidak sepantasnya seorang anak melakukan itu.


hari ini... bolehkah saia meminta pada Tuhan agar kau ada disana? aku tak memintanya dengan bergelora.

Rabu, 23 November 2011

denganmu

kuning.. kali ini ku sebut engkau dengan warna itu. bukan hitam yang mereka bilang aku berduka. bukan pula merah yang mereka kira aku bergelora. aku sebut engkau kuning... karena aku bersuka denganmu.

aku seperti menghirup harum yang sama bersamamu. seraya menutup mataku dan aku akan ingin menikmatinya lebih dalam lagi. tanyamu juga tawamu... denganmu aku bersuka

aku mencintaimu...
melayang
terbang
... mengambang

aku katakan itu pada angin. ia tak berwarna maka tak bermakna

seharusnya aku katakan itu padamu. tapi tak sepantasnya.

tahukah kau apa benang yang mengikat kita? aku bertanya karena aku tak tahu. atau, bolehkah aku memilihkan warna benang itu untuk kita? aku tak suka benang berwarna merah. aku tak suka bergelora. dan pada akhirnya padam.

kuning..

aku ingin benang itu menyala dan mengingatkan aku agar tak berduka (lagi). denganmu aku berhatihati melangkahkan kakiku...

aku tak ingin terjatuh lagi...

kuning..
berhatihati
tahukah engkau saat aku menghirup harummu dengan kehatihatian yang tersisa? aku berhatihati agar tak menggunakan hatiku. tidak sepantasnya.

aku tak ingin menjadi manusia seutuhnya. setidaknya... tidak denganmu.

kuning...
ingatkan aku...


Selasa, 22 November 2011

sama saja

kita berhenti saja, kataku..


berhenti saja disini sebelum kita benarbenar mendekati satu titik yang tak sama. mari berganti cerita. mari berganti peran. kita tak akan bercinta.


kau buat aku menangkap hal yang negatip... ujarmu. dan aku dengan lugas mengatakan padamu sebuah kenyataan. sengaja. aku sengaja merancang sebuah karakter yang membuatmu menarik kesimpulan sendiri. bukan salahmu dan bukan salahku. aku sengaja.


ingin melihat apa yang orang katakan if i...

jika aku hanyalah seorang pecundang

jika aku hanyalah seorang pemabuk

jika aku hanyalah seorang pemain

aku ingin melihat itu dari mata kalian dan ini berarti termasuk dirimu

dan ingin mendengar hal itu dari mulut mereka sendiri, dan juga dirimi


dan malam itu... aku mendengar pendapatmu, mendengar jelas alasanmu. sama saja.


tak apa... pendapat dan alasanku untuk berhenti dititik ini pun sama saja. kau sama saja, tak ada bedanya :)

mari kita kembali berjalan, tapi kali ini tak usah seiring lagi. kau sama saja, dan kita berbeda.


saia penganut paham cinta itu perpaduan antara perasaan dan logika. cinta itu tak melulu terasa manis. buat saia, cinta itu seperti lidah..


manis


asam


asin


pahit


kecut


lidah itu tak bertulang, elastis. begitu juga dengan cinta, elastis. kau boleh sebut banyak kriteria untukmu. apa pun. tapi jika cinta sudah menyapa, lalu kau mau apa?

Senin, 14 November 2011

i do.. i love you :)

 - the best i ever had -
kembali berjalan ke kota itu, kali ini tidak melangkah mundur. hanya sekedar menapaki sesuatu yang bernama kenangan...

aku kembali ke kota ini, melangkah kaki dimana jejakku pernah ada
menghirup udara yang pernah ku hirup delapan tahun yang lalu

aku kembali hanya untuk sementara, menyapa seorang teman yang akan melangkahkan kakinya menuju bab yang baru

aku pun akan melakukannya, suatu saat nanti...

selamat menempuh hidup baru, temans...

aku pun akan segera menemukan sosok yang mengisi kehampaan kalbuku dan dengan keyakinan mengucapkan sebuah kalimat yang berisikan dua kata "i do"

suatu hari nanti !

yaa suatu hari nanti aku akan bergaun cantik dan berhiaskan bungabunga yang cantik pula. itu memang bukan aku, tapi setidaknya aku menjelma seperti itu sekali dalam seumur hidupku hanya untuk mengatakan "i do"

bila nanti waktuku tiba... akan ku pakai warna yang tepat. tidak putih atau pun hitam.
putih... seperti kebanyakan manusia lainnya. aku tidak suka sama seperti mereka
hitam... seperti kesehariaanku saja. ini bukan sesuatu yang biasa.

lalu aku akan melangkah dengan pasti ditemani lelaki yang sepanjang hidup ku cintai menuju lelaki yang akan segera ku cintai hingga sisa hidupku dan mengatakan

i do

akan ada waktunya teman, tunggu saja...

Senin, 07 November 2011

jarak

hari ini aku berjarak. aku yang membuatnya, entah mengapa...

mencintaiku? wow! tak suka dengan hidupku tapi mencintaiku? kedengarannya aneh ya?... katamu kala sadarku mulai menipis

izinkan aku menertawai diriku sendiri.... yaaa, aku akan tertawa pada dunia sebelum ia menertawakan aku.

aku hanya tak suka dengan pola hidupmu, bukan dengan hidupmu. mencintaimu karena hanya itu yang dapat aku lakukan.... kali ini aku menjawabnya dengan sangat lugas. tak peduli akan ada yang tersakiti atau tidak...

mencintaimu dengan jarak yang kupunya, hanya itu yang aku punya dan aku mau. kita berjarak.

aku pernah mencintaimu, mas alalu. tak ku sebut kata pernah ketika ku katakan aku mencintaimu. itu kesengajaanku... setidaknya agar jarak yang kita punya tak terlalu jauh. aku tahu kau menikmati rasa cintaku yang ku sajikan untukmu. dengan garnis yang begitu apik diantara sajian tersebut. kau menikmatinya

untung kamu gak jadi bagian dalam hidupku ya, kamu kan gak suka dengan hidup yang ku hidupi sekarang.. kau begitu yakin dengan ucapanmu kala itu. beruntungkah diriku? hahaha... entahlah. kata "untung" seperti awal mula dari jarak yang sudah tercipta

anggap saja aku beruntung, toh tak ada ruginya bagiku
anggap saja aku rugi, toh tak ada untungnya bagiku
simak kalimat ku baikbaik dan camkan... aku hanya pernah mencintaimu. itu saja.

live your life.. masingmasing dari kita akan melakukan hal ini, bukan?

nikmati saja kehidupan yang seperti itu, karena pada hakekatnya aku pernah menjalani hal itu. dan itu bukan caraku...

cara itu hanya akan membuat aku dan Tuhanku semakin berjarak, dan aku tak mau. aku lebih sudi hidup berjarak denganmu ketimbang dengan Tuhanku

tahukah kaw pemahaman cinta dan jodoh yang ada dibenakku? mereka itu seperti dua sisi yang berbeda, seperti hujan dan teduh. tidak dapat bersama...

aku mencintaimu, tapi tak berjodoh denganmu
karena aku... berjodoh dengan manusia yang tak ku cintai

pemahaman ini yang ku buat diantara kita....

Jumat, 04 November 2011

labirin

perhatikan langkahmu, kau akan terjebak dilingkaran yang sama. perhatikan saja lorong mana yang sudah pernah engkau telusuri. aku mengizinkanmu dan kau mau, aku mau dan kau mengizinkanku. labirin. dan kita terjebak...

apakabarmu hari ini? tanya singkat abahku kala itu
singkat saja
baik, kataku... karena hanya itu yang ku punya

ku berikan tanya itu padamu
apakabarmu hari ini
dan kau menjawabnya dengan semua kata yang kau punya
semua
kita terjebak dalam tanya-jawab


... suata masa dikala itu, kesalahanku yang kau nikmati. kesalahan yang kita sukai, kita pun terjebak ditengah cerita dan kenangan tentang kesalahan tersebut

tak usah cari pintu keluarnya, karena aku akan meminta Tuhan menyembunyikan kunci pintu tersebut. biar saja kita terjebak disini. aku suka.

biar saja kita terus berputar disini hingga aku punya keyakinan yang sama denganmu, dan aku dapat berhenti disana atas keyakinan yang ku punya.

tak mengapa kita awali ini dengan kesalahan, masih ada pengampunan dan akan kita akhiri ini dengan sebuah keyakinan... katamu yang membuatku tak dapat berkatakata lagi


jakarta, 05 nov 2011
menjelang makansiang


aku padamu !

Kamis, 03 November 2011

mari kita mulai..

mari kita mulai hari ini di detik pertama, aku ingin memulainya bersamamu. diantara kesadaranmu yang kian melemah.

aku padamu... sebuah kalimat yang aku suka seperti aku menyukai kalimat "aku merindukanmu.."

mari kita mulai ketika aku mulai melihatmu, membagi perhatianku bukan lelucon semata. bermain pada sebuah kenangan yang sempat ku titipkan sebelum aku meninggalkanmu kala itu.

aku pergi hanya sementara.. kataku tanpa janji. aku tak ingin berjanji untuk kembali, tak usah pula berjanji untuk menjadi rumah bagiku.

mari kita mulai... katamu meresponi gejolak yang ku punya

bagaimana caranya? aku tak punya apa yang kaw inginkan karena aku tak tahu apa yang kaw inginkan... kali ini aku berkata kepada asa

mari kita mulai walau sesekali terjatuh, kaw punya janji yang bisa ku percaya... ujarmu

terimakasih.. ujarku, terimakasih sudah bersedia menemani aku ketika kasmaran benarbenar bukan untukku. terimakasih sudah menutup telinga dari racakacau mereka tentang kasmaran. terimakasih sudah mengalihkan perhatianku dari punggung kasmaran yang kian menjauh. terimakasih sudah bersedia ada disini, entah itu menggantikan atau sekedar mampir saja.... mari kita mulai

tahukah kaw, saat aku menuliskan ini.. aku mulai tersenyum dengan tingkahmu. tingkahmu yang menjadi bahan olokolokkan mereka. aku tersenyum dibalik kesesakkan cintamu. cintamu yang terlalu kuat hingga aku nyaris saja sulit untuk bernafas.

mari kita mulai...



Selasa, 01 November 2011

kangen


kau sebut itu seperti sebuah doa, dan aku akan tertawa seakanakan itu adalah sebuah lelucon

dia benar... rasa rindumu seperti sebuah kaktus. menyukainya namun menyakitkan..
rasa rindumu hiasan semata disudut ruangku

kangen..
aku merindu kata kangen yang kau hanturkan layaknya sebuah doa. doa dipagi hari.
aku menyukainya namun tak ingin memilikinya
cukup ku nikmati di etales ini saja

terimakasih atas rasa rindu yang kau pamerkan untukku
terlalu mahal untuk ku miliki...

Jumat, 28 Oktober 2011

talenta

apa yang ada dipikiranmu ketika ku sebut kata "talenta".
bakat
kemampuan
skill
itulah yang ada di pikiranku

setiap orang mempunyai talentanya masingmasing, begitulah kalimat yang sering ku dengar. jadi pengen tahu ada berapa keping talenta yang sedang ku genggam saat ini. adakah talenta yang tersembunyi? #mulai tampak rohani


tergelitik dengan omongan si manusia disebrang pulau, dia bilang "baguslah, kan sesuai dengan impianmu menjadi owner dan pergi ke venice"

funny for me, dude...

itu bukan impian saia, baginda :)

abah (mungkin) benar, talentaku dalam berimajinasi itu cukup kuat
majikanku (mungkin) benar, talentaku dalam kecermatan juga kuat
hubungannya ?

jadi begini sodarasodari beda emaak beda abah... masih penasaran dengan apa yang Ia mau dalam hidupku. bagi saia hidup itu seperti sebuah kelas. ada guru, ada murid, ada pelajaran dan ada ujian. okay.... ambil posisi senyaman mungkin apa arah pembicaraan saia saat ini.....

saldo dibukubank saia saat ini adalah Rp. 2014... angka yang menarik bukan?
lalu dari mana biaya hidup saia untuk saat ini? kasih karunia Tuhan, Dia beri saia talenta bermain bersama angka dan bertahan hidup hingga saat ini :)

majikan bilang.... Tuhan kase banyak banget talenta untukmu, ndak cuman dikase otak kanan yang lebih atau otak kiri yang lebih. Tuhan kase semua itu cukup.... cukup besar hingga kamu bisa seperti ini.

terharu !

yeaahh... gombalan rohani, menurutku... tapi aku suka

Tuhan beri saia talenta untuk merangkai katakata indah yang sering mereka sebut gombal
Tuhan beri saia talenta untuk membaca angka yang sering saia sebut lahan pencaharian saia
Tuhan beri saia telinga seorang murid
Tuhan beri saia hati sebagai hamba
Tuhan beri saia tangan sebagai orangyang diberkati #uhuuuyyy


karena setiap orang yang mempunyai, kepadanya akan diberi, sehingga ia berkelimpahan. tetapi siapa yang tidak mempunyai, apapun juga yang ada padanya akan diambil dari padanya. dan campakkanlah hamba yang tidak berguna itu ke dalam kegelapan yang paling gelap. di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi.
mat 25 : 29-30

Tuhan sudah beri, dan tugas saia untuk menggunakan semaksimal mungkin apa yang sudah Ia beri... termasuk menggunakannya di empat bulan yang sudah berlalu :)
Tuhan percayakan hal kecil dan akan menambahkan hal besar.... apakah yang dikamsud dengan "hal" disini? itu dilihat dari sikap hidup kita.....

selamat menjelang akhir pekan
curhatan ini ditulis diselingi dengan rasa ngilu karena meriang dan meriang karena hujan :))





#sudut kantor tepat di depan jendela memang maknyus buat jualan mangga macam ini :))


Kamis, 27 Oktober 2011

kopi untuk seorang teman

kerap kali ku katakan padamu
berhenti saja dulu
sejenak melepas dahaga
sejenak melepas penat
apakah kau tak lelah mengejar langkahnya yang tak pasti

tanyakan saja pada Ilahi yang kau tahu, karena engkau milikNya bukan miliknya

hirup udara sejenak dan lihatlah penghuni dunia ini
bukan hanya ia seorang

kerap kali ku katakah padamu
duduklah dahulu
akan ku temani engkau bercerita
tentang indahnya pelangi
tentang dinginnya sang hujan
apakah kau tak penat berjalan tanpa arah yang pasti

tanyakan saja pada Penulis yang kau tahu, karena engkau tokohNya

nikmati kopi yang ku sediakan untukmu senja ini
nikmati saja seorang diri


cc : aku tak suka caramu mencintai manusia itu, teman...

Selasa, 25 Oktober 2011

Terkadang kita meminta bunga yang indah atau kupu-kupu yang cantik. Allah memberi kita kaktus dan ulat. Saat itu kita sedih, kecewa dan bahkan marah. Ternyata tumbuh bunga yang sangat indah dari kaktus tersebut dan ulat bertumbuh menjadi kupu-kupu yang sangat cantik. Begitulah cara Allah memberi. DIA tidak memberi yang kita inginkan, tetapi memberi yang kita butuhkan
menemukan kalimat itu dari sebuah kejadian yang bernama "entah kenapa..."
entah kenapa si majikan bertanya pada bie punya teman yang mau kerja di daerah *beep* gak?, waktu itu se bie masih gak kepikiran nama. ehmm.. sempet post dihalaman sibukumuka malah. disisi lain ada seorang teman yang minta info kerjaan. yeaah... hal ini membuat bie berpikir dengan keras tentang sebuah jokes antara bie dengan si penulisgalau. bie cinta medan tapi berjodoh dengan jakarta.

sekembalinya bie ke ibukota ini.. mereka (orangorang yang taruhan bie gak bakalan betah dimedan) berkata jodoh lu emang di jakarta bie ! dan saia cuman bisa berkata aseeemmm....
kembali lagi ke ceritasokbijak diatas. Tuhan memberikan apa yang kita butuhkan. niceeee... dear God, menurutMu apakah bie butuh tinggal dan mengabiskan sisa hidup bie di antara kejamnya ibukota ini? ehmmm.... disaat kya gini malah ketemu cerita si kupukupu. nice !

jakarta.. kota yang mempersingkat usia. seandainya jakarta adalah medan. mari kita berandaiandai. xixixi... sudah mulai jatuh cinta sama kampunghalaman :)

mulai kangen sama hangatnya bandrek bedagai, imutnya cucu molen, berhamburannya pedangan kwetiau dan susahnya nyari bank bca. merindukan suasana itu.

bicara tentang ceritasokbijak diatas, kinikutahu.... sebuah proses yang Dia kase ke bie. yeah.. kadang bie berpikir kenapa Dia izinkan bie pigi ke sana dan pigi ke sini. buat apa? demi apa? kinikutahu....

dan si penulisgalau pun lagilagi menertawakan bie... dia bilang klo bie ini manusia suka belajar. hehe.. bukan begitu padahal, bie hanya sedang mencermati bukan menerima alasanNya. bie ndak suka dengan alasan jadinya yaa begini... tampak seperti sedang belajar (memahami)

kesimpulannya :
let it flow yaa kan God ;;)

*kedapkedip biar dipercepat dan dipermudah semuanya

Senin, 24 Oktober 2011

nokomeng

jakarta.. yeah, finally  #mukemales

menuai beberapa komentar yang ndak seharusnya dikeluarkan tapi yasudahlah itu hak mereka. but now... here im. kembali ke kota yang mempersingkat hidup. meninggalkan banyak cerita dikampunghalaman. detikdetik terakhir yang menyenangkan.

kembali menyerukan kata seru untuk ibukota. mau gak mau yaa harus seru. seru ketemu angka lagi. seru ketemu pph duatiga dan dualima. dan sebentar lagi akan bertemu dengan si espete. mau gak mau harus mau.

no trip anymore. begitulah sp dari bagindaraja.... yeay, semoga tidak tergoda lagi. tapi siang ini cukup bkin mikir. laahh.. trus mau apa?

setidaknya 6bulan kedepan adalah masamasa pemulihan saldo
6bulan lagi mengejar ketinggalan 6bulan yang lalu
wew... singkat sekali hidup ini
nokomenglah...

hanya bisa berterimakasih kepadaNya, lalu mau apa lagi?
terimakasih untuk semuanya
terimakasih untuk pelajarannya... lagi dan lagi
menyesal atau tidak... belajar tetaplah belajar akan ada waktunya di uji
nokomenglah

Kamis, 20 Oktober 2011

i got it !

jakarta, 20 oktober 2011

kepada yth
xxxxxxxxx
di
tempat

perihal : surat konfirmasi

dengan hormat,
berdasarkan dengan surat yang anda lampirkan beberapa waktu yang lalu, sudilah kiranya anda membaca beberapa hal yang harus saia konfirmasi agar tidak terjadi kekeliruan atau kesalahpahaman diantara keduabelah pihak.
hal pertama yang ingin saia sampaikan adalah kesimpulan yang saia dapatkan setelah membaca surat yang anda lampirkan tersebut. semua kesimpulan itu pun sudah saia lampirkan, dan saia harap anda dapat memahami dan mengerti apa yang saia maksudkan.
hal kedua adalah ketidakcocokkan waktu dan surat yang terlampir. besar harapan saia, anda dapat merevisi kembali

untuk kerjasamanya saia ucapkan terimakasih.

Selasa, 18 Oktober 2011

aku.kamu. masa lalu

kau tanya padaku kapan kita terakhir terlibat sebuah dialog nyata? cih... untuk apa kau tanyakan hal itu? cara lain bermain denganku? sudahi saja. waktuku mulai sedikit. time out, sir.

kau tanya padaku apakabarku? huh... sebelum kau menanyakan hal itu semua berjalan baikbaik saja. setelah itu? yeaahh.. aku hanya dapat mengucap syukur akan apa yang pernah terjadi. pergilah (lagi) :)

aku. kamu. kita sudahi saja.
aku, kamu. mari merenda untuk masingmasing saja
aku, kamu. berjalan masingmasing saja.
aku, kamu. ku harap tidak akan pernah bertemu (lagi)

kau katakan padaku tentang sebuah cerita, demi apa? demi aku? demi kamu? demi kita? sudahi saja. semua ini hanya akan menjadi rutinitas kita semata.

aku. kamu. masa lalu

Senin, 17 Oktober 2011

sederhana

seharusnya aku melangkah menjauh darimu ketika ketukan ini mulai tak bernada dan kecemasan ini mulai tak beralasan. seharusnya.

nyatanya aku semakin mendekat padamu dan bertanya "bagaimana hidupmu?". kau pun bercerita tentang bidadari yang kau punya... pergi, lalu aku? aku hanya mampu tertawa. menertawai diri sendiri.

seharusnya senja ini bukan bagianku, namun aku meminjamnya dari kenalanku. pinjamkan aku sebuah senja agar aku pulih. ketidakwarasanku ini cukup menghentikan langkahku

aku akan melangkah. tidak maju namun mundur. katakan padaku "maju" jika kau menginginkannya.

aku mulai menerawang, bagaimana hidupku jika tanpa dirimu. tanpa nada ketusmu. tanpa kepongahanmu. bagaimana.
aku ingin hidup dimasa sebelum aku mengenalmu. dimasa aku mampu hidup tanpamu.

yasudahlah.. kau benar, aku tak punya apa itu kemewahan. aku terlalu sederhana untuk memiliki.

Jumat, 14 Oktober 2011

janji

berhentilah menjanjikanku tentang bintang, matahari, pelangi, hujan dan cakrawala. aku terlalu begah untuk mencernanya. datanglah padaku dengan kepastian, hanya itu yang aku butuhkan dan aku akan segera berhenti dari perjalananku. berhenti tepat dihadapanmu.

aku merindukanmu. hanya itu yang ku punya dan akan ku bawa kehadapanmu. aku tak punya sesuatu yang bernama kemewahan. aku tak punya apa yang engkau cari. aku hanya punya hati

kemarin aku kembali datang kehadapanNya, bertanya padaNya mengapa Ia menghadirkan tokoh lain dikehidupanku dan bertanya kenapa aku?

untuk mencintainya saja aku masih belum merasa layak, lalu Kau hadirkan tokoh lain untuk mencintaiku. kenapa aku ?

mari kita saling mengenal, ujarnya ketika aku memberikan sebuah alibi.

dear God, bukankah Kau berjanji padaku agar menjagaku dari segala perbuatanku yang tak Kau sukai? lalu dengan cara apa aku menghindari senja kali ini? aku kembali berlari.
 memikirkanmu mungkin salah, tapi otakku suka sekali melakukan itu. semilir diantara penat. walau hatiku perlahan sakit terlumat
aku berjanji untuk tidak mencintaimu, tapi tak bisa. karena ketika sesuatu terjadi aku datang kehadapanmu. aku berlari menuju anda. suka atau tidak suka, saia hadir dihadapan anda dengan racaukacau yang ku punya. dan kau pun bertanya..... atau mungkin menyapa? entahlah.. aku suka kau sapa seperti itu. aku berusaha tidak berjanji kesukaan ini akan ku redam agar kau tetap nyaman ada dihadapanku.

saat ini kau hanya ada dihadapanku, namun aku ingin Tuhan menjadikanmu ada disisiku. aku akan berusaha untuk itu, dan kau tak usah berjanji padaku. karena ketika itu tak tergenapi, hilanglah duniaku.

Minggu, 09 Oktober 2011

-welldone-

hey... kaw yang dinegeri seberang, maaf kali ini saia sudahi dulu keinginan dan hasrat untuk menuliskan semua tentang kita. xixixi... kita? yaealah, nek ta tulis semua tentangmu yaa gak nyampe dari seratus :p

hari ini kaw menyebalkan.

ku katakan padamu, jangan pergi jauhjauh karena aku rindu berkata aku merindukanmu tanpa ada yang bertanya mengapa kita saling merindu. aku merindukanmu, itu saja.

.... fiiuuuhh, *posisi curhat* , dear God... boleh nyontek gak apa yang dikamsud dengan tetangga sebelah. better salah satu dapet sembilan dari pada salah paham.

hadeuuh... hadeuuh... hujanhujan jadi ngrasa panas dan asma tibatiba begini. nice.... tau gtu tadi gak ngledekin si penulis galau dengan lagu si dewa. yeahhhh... yang namanya menyesal selalu datangnya belakangan, si menyesal selalu terlambat dapet undangan. yaa ntuh... telat deh datangnya. maaf yee.... menyesal, dirimu kali ini jadi kambingungu dari penyerangan asma ini.

dear God, want to know.... bie benerbener pengen tahu, kenapa Dirimu selalu buat cerita tentang hujan? Kau tahu betapa tidak sukanya bie terhadap hujan. baru saja kemaren bie berdamai dengan hijau ketika pertama kalinya ziarah ke tempat si ompdol dari si emaak. mandi hujan seraya menggerutu ke emaak karena perjalanan dan medan tempuh yang aje gile. tapi yaa seru juga sih, finally gak ada waktu buat menggalau dsaat hujan. tapi itu hanya bisa berakhir hari itu saja.

ingatkah Kau apa yang sudah Kau lakukan dalam beberapa hari ini? yeaahh... please deh, gak usah bikin dosa saia semakin bertambah dengan hal sepele seperti ini. sepele buat saia tapi tidak buat mereka. mereka.... manusia yang Kau beri rasa entah hanya penyedap rasa dan manusia lainnya termasuk si penulis galau yang ada disamping saia kali ini. hadeeuuhh... jangan salahkan perbuatan hamba kala itu, ehmmm mungkin kali ini lebih baik salahkan perbuatanMu yang memberikan hujan malam itu atau saja salah penempatan rasa? bijimane tuh Tuhan?

next... ketidaksukaan saia terhadap hujan kembali menjadi. ada gtu manusia aneh yang moromoro ngundang keramaian dan mbelanjai buat kegaduhan dirumah orang dengan menghadang hujan? aneh !

and then... sek... sek... klo saja Tuhan punya kaki dihadapan saia kali ini, numpang nginjek dengan keras yak.. keseeellllll..... kenapa juga maumaunya buka halaman maia itu. antara menyesal dengan gak. baru aja mau berbuat jahat dengan kesadaran penuh, gak jadi deh... aahhh Tuhan

okay.... limamenit sebelum menjemput si teman dibandara saia akan selesaikan kesalahpahaman diantara kita.
dear God, nek gak bisa hubungi saia secara langusng.... boleh gak Kau bicara lewat manusia itu? pleeaseeee

..selesai..
-welldone-

Sabtu, 01 Oktober 2011

kelimabelas

typing
del
typing
del
typing
del
... sampai kapan?

*sigh*  
*ambil headphone*
*replay the power of love*

the whispers in the morning
of lovers sleeping tight
are rolling like thunder now
as i look in your eyes
i hold on to your body
and feel each move you make
your voice is warm and tender
 a love that i could not forsake
‘cause i am your lady
and you are my man
whenever you reach for me
i’ll do all that i can

lost is how i’m feeling lying in your arms
when the world outside’s too
much to take
that all ends when i’m with you
even though there may be times
it seems i’m far away
never wonder where i am
‘cause i am always by your side
we’re heading for somethingsomewhere i’ve never been
sometimes i am frightened
but i’m ready to learn
of the power of love
the sound of your heart beating
made it clear
suddenly the feeling that i can’t go on
is light years away


.... dengan kata sederhana. saia mencintai beliau.

Kamis, 29 September 2011

keempatbelas

heiks... benarkah ini yang keempatbelas? lupalupa ingat euy. but yasudlah... tahun ke berapa kaw ada di hidup saia? ehmm... mari berhitung :D

kemarin kaw bilang... tolong bkinin blog donk. heiks? laahh ini wes ta bkinin blog. okay di duapuluh menit sebelum semua ini berlalu.

1. bie ndak peduli seberapa skeptisnya anda terhadap bie saat ini, terima kasih untuk sapaanmu kala itu
2. bie ndak peduli seberapa sibuknya anda saat ini, karena bie dah kenyang dengan alasan "sibuk"
3. bie ndak peduli seberapa menjijikkannya perasaan bie akan manusia itu, tapi sekali lagi bie katakan.... tetaplah berteman dan bertahan akan cumbu rayu bie :)


selesai... bie harap jika nanti anda tak kumat lagi, kita bisa lupakan saatsaat ini :)

Sabtu, 24 September 2011

ketigabelas

hey.. tahukah kau pertanyaanmu itu kembali ku tanyakan kepada seorang penasihatku lainnya. dan kami pun tertawa berjamaah... menertawai pendapat kami yang sependapat. ehmmm... apa karena zodiak kami yang bersamaan hingga pola pikir kami sama? entahlah... bagiku apa pun itu, yasudahlah :)

ehmm... hari ini serasa kesamber petir, yeaah.. akhirnya kembali menikmati mual menahan amarah. amarah yang tidak boleh dilampiaskan. kecewa. kecewa adalah sebuah perasaan yang diluar kendali kita. mau dikata apalagi, yasudahlah... marah hanya akan memperburuk suasana dan keadaan.

hey.. kenapa menghilang lagi? cmon... duduklah kembali disampingku, tak usah kita bercakapcakap. sekedar memastikan bahwa aku tak sendiri, itu sudah cukup. jangan tanyakan padaku kenapa aku lebih memilihmu untuk ada disampingku, karena kenyataan itu lebih menyakitkan kawan....

kemarin beberapa teman dari kehidupan yang lalu berhasil merunut jejak bie, dan omongan mereka mejadi sebuah kesatuan "kenapa no'e ganti?". wew.. hebat, walo pun bie berulangkali ganti no mereka bisa menemukan jejak bie. serasa jadi buronan :D

abah bie bilang, cuman orang yang banyak utangnya yang suka gontaganti no. bie cuman bisa diam. kenyataannya bie ndak berhutang, bie cuma ndak suka di desak. yang ada di benak bie begini.. klo bie ndak suka dipukul yaaa bie harus menjauh dari orang yang suka mukul. naahh begitu juga dengan provider.. klo bie ndak suka di desak dan bie masih pengen pegang hape yaaa sederhana saja bie ganti no. alhasil si hape diam membisu sepanjang waktu. jangankan orang lain, wong bie sendiri ndak tau no bie :))

hey.. tak banyak yang bisa bie ceritakan tentang manusia itu. ehmm... bie pernah bilang ke teman bie jika cinta dapat merusak sebuah persahabatan lebih baik saia ndak usah mengenal si cinta toh masih ada si rangga :D

ini berarti bie akan kehilangan cinta, itu lebih baik mengamputasi hati dari pada bie harus mengamputasi telinga beliau :)

hey,,, tau ndak anak majikan bie yang disini radarada lhooo. mosok tiap kali ngomong sama bie selalu mengatakan 3magic words tea tapi ama yang lain ndak. xixixi... kata tementemen bie karena dia sungkan sama bie, bie pendiam. wew.. mereka ndak tahu tentang bie :D

hey.. sebentar lagi bie akan kembali ke kota itu. dan tanpa dirimu. ehmmm... masih ndak tau sama sapa lagi saia akan menghabiskan malam diportal itu. cepatlah kembali atau kau benarbenar tidak akan kembali? bie cuman bisa bilang "baiklah...." *muke sedih*

hanya ingin memastikan saja... jika kau kembali ke negeri ini, berikan saia waktu sebentar saja untuk menyapamu dan mendengarkan racaukacaumu tanpa kaw bertanya alasannya. aku hanya meminta waktumu sebentar saja, tidak meminta waktumu sepanjang masa :)

Rabu, 21 September 2011

keduabelas

fiuuh.. akhirnya kau muncul juga, hehehe... muncul dengan pertanyaan yang sama dengan manusia lainnya. ada apa dengan kaum kalian, kenapa kalian serentak bertanya hal itu pada bie? tanya pendapat tok? xixixi... buat bie, apa pun pendapat orang tentang bie... bie sama sekali ndak peduli.

be yourself, kaw selalu bilang begitu sama bie :)

hey.. hari ini bie pulang cepat. aaahhhh.... akhirnya merasakan pulang cepat juga. oya, bie dah bilang sama abah dan emaak... bie kurang nyaman dengan pekerjaan ini. ada alasannya, dan mereka mengerti. tadi pas pulang bie dapet pelajaran. disini hujan... pas lagi enakenaknya menikmati sisasisa hujan disore hari, tibatiba ada suara pluit kenceng banget. sempet ingin memaki karena terkejut, tapi ternyata itu pluitnya si tukang parkir yang lagi ngejar mobil. dia lari kuenceng banget padahal jalanannya licin gtu. ndak pake pelindung kepala juga. fiuuhh.. dia rela begitu demi uang parkiran seribuan or paling banyak juga duaribu. dan bie? yaa... pelajaranlah... pelajaran :D

pelajaran juga buatmu, jangan semenamena sama uang, liat si bapak itu segitunya dia...

fiuuh... hari ini bie mencari si tuan muda, mau pinjam pikirannya sejenak. tapi gak ada respon, mungkin dia sibuk.

oya.. bie akan segera menutup taman ini rapatrapat. ketuk saja jika kau ingin memasukinya, nanti bie akan bukakan. tidak semua yang kaw baca itu benar adanya.... hahaha, membebaskan manusia untuk menarik pemahamannya sendiri. itu kebiasaan bie, seakanakan membebaskan manusia itu ada padahal....

seakanakan....

hey... kemarin bie melakukan hal konyol. ta pikir kok tumbentumben seharian si hape gak ada ecemes ora something, yaealaaahh... bie kan ganti no LAGI dan gak ada yang tau no itu ampe si majikan tanya sama bie buat apa punya hape klo ndak mau dihubungi. huh... bie belum berubah :(

yoweslah... teman, apa pun pendapat bie tentang anda tetaplah menjadi diri anda sendiri. tak usah menjadi orang lain. baik atau buruk, itu relatip :)

lakukan untuk Tuhan bukan untuk manusia, kata kunci biar ndak kecewa. kecewa itu benih dari halhal negatip yang akan menyeruak ke kehidupan anda.

selamat pagi negri ayam goreng tepung :)

Senin, 19 September 2011

kesebelas

hey... hari ketiga kau menghilang tanpa jejak. ada apa? tak suka dengan responku kemarin? lalu apa? apa aku harus meminta maaf padamu? aku hanya sekedar menyampaikan kembali kalimat yang sempat ku kutip dari pembicaraanmu kemarin. sudah berulangkali ku katakan padamu, berhatihatilah bicara padaku dan aku akan berhatihati ketika berbicara padamu.

hey... sudah lupakan saja pertikaian kita itu, terlalu lama seperti ini juga sama sekali tidak menguntungkan setiap pihak. baiklah, akan ku ceritakan padamu suatu hal. tentang kesukaanku sepanjang tahun ini. mengunjungi rumah ibadah untuk "bertemu" Tuhan yang mereka temui. sewaktu bie resign beberapa bulan yang lalu, bie dah berniat mau ke gua maria yang ada disemarang itu. tapi yaa seperti yang kita ketahui, Dia berkehendak lain. bie sering nongkrong di mesjid, mushola, surau, pura, vihara dan juga gereja. mereka bentuknya macammacam. ada yang megah dan ada yang seadanya saja.

hey... aku tahu, kaw akan menertawaiku dengan kesukaanku yang satu ini. Tuhan selalu ku jadikan alasan. tapi kita berdua tahu, kita mati penasaran dengan mauNya. dan aku ingin bertemu dengan Dia secara empat mata, kaw tahu itu.

hey... tahukah kaw apa pendapat lelaki pongah itu tentang keTuhanan yang ku punya? entahlah... semoga saja dia masih berpendapat yang baikbaik saja tentang keTuhanan yang ku punya. baik atau buruk pendapatnya tentangku, lagi pula itu bukan urusankku.

aku bertemu Tuhan di rumah tetangga, tetangga yang mereka bilang ndak berTuhan. miris. yeah... aku kurang begitu respect pada mereka yang hanya sekedar menjadi "tamu" dirumah itu. Tuhan yang ada diotakku itu begitu sempurna. ndak usah bicara gereja jika si pembicara itu sendiri ndak menjadi gereja. ndak usah bicara pelayanan jika si pembicara itu sendiri blum menjadi seorang pelayan. di benak bie, untuk menjadi seorang kristen bukan cuman gereja tiap minggu or baca ayat minimal sehari sekali. bukan. yeah... setidaknya ucapan tuan muda itu membuat bie berusaha mengurangi kejutekan dan keketusan bie. mengurangi keegoisan yang bie punya. menjadi diri sendiri, kaw selalu bilang itu, teman. menjadi manusia yang seutuhnya, menghilangkan ke'aku'an yang ada. apa pun pendapatnya dan pendapat mereka itu bukan bagian bie, yang menjadi bagian dari bie adalah ..............................................


Minggu, 18 September 2011

kesepuluh

hey.. postingan yang kesepuluh tepat di ketigabulan aku ada dikota ini. ehmm... gimanagimana, masih kangen sama emaak dan alm.omamu? wes to telp ae.. gtu ae kok repot. bukankah kaw bilang, klo kangen ya telp. gimana sekarang dah merasakan klo nelp ndak cukup untuk melampiaskan rasa rindu. kemudahan
 materi tampaknya membuatmu beranggapan seperti itu yaa... :)

hey... aku benciiiiiii  *muke kesel*,  aku benci ditanya alasan. benerbener gak suka kalo ditanya alasan. dan aku punya alasan untuk ketidaksukaan itu dan aku tidak suka ditanyakan tentang alasanku itu. hahaha... ribet yee boo :D

yoweslah lanjutkan saja hidupmu bersama rindumu. rindu emaak? yaa telp emaakmu. rindu alm.oma? yaa cepatlah kaw mati. sederhana bukan :)

hey... setelah ta pikirpikir, omongannya kala itu benar. klo bie cerita sama dia, bie cuman butuh pembelaan diri dari dia. ehmm.. nek gtu bie yaa ndak usah cerita apaapa sama manusia macam dia, termasuk cerita sama anda. menjadi manusia normal itu sulit juga yak. butuh temen sharing, malah dikira mencari pembelaan. ndak cerita disangka antisosial. xixixi... serba salah serba enamribu, kya tarip makan dirumah makan zamzam aja :D

hey... rasanya seperti kembali mengulang hidup saia yang sempat hilang. walau pun digit akan bertambah. oyaa... bulan ini saia makin tua. ehmm... pengen apa yak? klo si ibusuri ada dirumah dan si emaak bilang juga dia mau dateng, bie pengen........................... bareng mereka. motto saia kali ini adalah menikmati hidup saia seperti menikmati ice cream, nikmati semuanya sebelum meleleh. bie ndak pernah bisa tahu, besok, lusa atau nanti akan hidup dimana dan dengan siapa. tapi setidaknya bie punya sedikit ngarep biar tahun ini bie sama mereka. lagian bie juga gak type orang yang suka diucapin selamat begitu.

hey... masih inget ndak, dulu kaw panggil aku "cici", hahaha... kaw pikir aku ini satu ras denganmu :P

oya... hari ini bie menghabiskan akhir pekan dengan lelaki yang punya marga itu, yang ta bilang nyaris saja aku jatuh cinta sama dia. xixixi.... you know what, dia takjub dengan ketidaksukaan bie disentuh. jadi ceritanya tuh pas lagi nyebrang gtu. dia kira bie type orang  yang takut nyebrang, trus tiba ada mobillah dari arah kiri, laahh bie pikir bie itu amanama aja. pain juga bie harus lari biar tu mobil bisa jalan cepet? eehhh si teman itu langsung buruburu megang bie, dan bie cuman bisa melotot. huh... mereka boleh bilang bie cewek kobelan, itu hak mereka. tapi jangan pernah sentuh bie dengan alasan apa pun. pada akhirnya dia minta maaf. lagian bie ndak ngrasa ambil jalur tu mobil, pain juga megangmegang. huh.....

oyaa.... kesibukan banting tulang tidak dapat menyisakan waktu yang cukup buat bie baca bukubuku itu. padahal bie dah kangen nulis yang lebih serius lagi. bie kangen berpuisi....

Rabu, 14 September 2011

kesembilan

hey.. mai fave no !

oik... pie.. pie... mangap semangapmangapnya dari kemaren cuman jawab msg seadaadanya. dan kaw? lagilagi meracaukacau... bicara tentang kasih, visi dan cinta. whats going on? mulai merasa kangen indonesiakah? cepatlah kembali... ada saia disini :D

kau bilang love is bullshit
dan
aku bilang love is you *berarti si you adalah bullshit dunk yaa, hehe*
... hahaha, bagaimana masihkah kita tampak mesra jika seperti ini?

kau bilang cinta itu bersifat bebas, dapat diberikan kepada siapa saja
hahaha.. jika saja kita selalu berlaku seperti ini maka tak heran kita dibilang sablenk. jadi kangen malammalam diportal.

hey... pelangi bilang saia ndak berubah. gayanya tetap sama. weww.. so lama kita ndak senggolsenggolan dengan beliau. ku titipkan jakarta padamu kaakaaakkk :D

hey.. kali ini aku sedangkan mendengarkan lagu yang liriknya "kalo bulan bisa ngomong... dia pasti gak akan bohong", hahaha.. ajegile lawas banget ne lagu. bicara padamu dan menuliskan seratus postingan untukmu kudu mesti wajib dan harus pake lagu. karena itu kebiasaan kita. dan kaw akan terus muterin lagi si george benson. hahaha... lagu yang akan membuatku berdemo dengan seketika.

hey.. kaw benar. dia tak berubah. kali ini dia pun menghilang tanpa jejak. dia hanya sekedar menggoda. weslah tak usah hiraukan dia :)

mari kita lanjutkan hidup ini, kawans... tapi temani aku yaa :D

eeehh.. tau ndak, si ibusuri buruburu mau balek karena bie susah dicari. hadeuh.. alamat kudu benerbener diem dirumah tok ini. u knowlah si ibusuri gak suka liat bie petakilan pigi sana pigi sini. dan kemarin dia moromoro bilang klo dia ndak suka liat bie banting tulang, dengan alasan klo bie ada duit lagi pasti tar bie ninggalin dia lagi. si ibunda kok posesipnya naujubilah gtu yaak... tenang ae mom, selama keluarga saia utuh dan sehat wal'apiat saia masih belum berani melangkahkan kaki terlalu jauh dari kediaman kalian.

hey... semaaangaatt yaak di negeri orang, salam buat ayam goreng tepung. nek bie dah menjelajahi indonesia dan bila diizinkan ama Tuhan tar bie mampir neh ke negeri dongengmu itu.

Minggu, 11 September 2011

kedelapan

hey... akhirnya masih bisa bernafas juga. xixixi... gimana rasanya dicuekin? ehmm... ndak bermaksud bales dendam tapi yaa memang saia harus membanting si tulang untuk melanjutkan hidup ini. kau bilang, kau senang pensiun dini di usiamu yang masih bisa berproduktipitas itu? jawabku hanyalah sebuah kata.... selamat! buatmu keuangan bukanlah masalah hidup, tapi percintaanmu yang selalu bermasalah. makanya buruan tobat :))

hey... hari ini bie kesentil sebuah kata. excelent. ehmm... bie inget diantara ricaukacaumu ketika merangkai scriptmu diantara kegundahgulanaan yang kaw punya, kau sempat sebut kata ini. dan pagi ini kembali disentil dengan kata itu. sebenernya semua ini saling bertautan... seperti slide disebuah film. membaca nama manusia itu. mendengarkan lagu. kembali mendengarkan secara berulangulang. memahami. mungkin lebih tepatnya memahami yang pernah terjadi.

hey.. dari sekian lagu yang ia berikan, ada satu lagu yang bie suka. sebenernya semuanya bie suka. d*mn, bie jadi inget ekspresinya pas ngebanggain album lengkap mika. huh ! ampe sekarang dia belum kase ke bie copyannya. dan kau tahu alasannnya kenapa... lebih baik berlari jika bersembunyi pun tak mampu bie lakukan :)

bie suka lagu ini

i hid myself from failure and fear
O my dear you're a threat to the bad in us all
They tell themselves that each word from your lips
Or the grace in your eyes overcomes any fall



Over the twilight you're listening for me
Darling, go to sleep
Cradled by moonlight, I'm dreaming we'll be
Loved so deep



Floating and fighting, like a kite on a string
Till you cut through my tether and changed everything
From the sky you looked small, but I loved you the same
So I darted back quickly to spell out your name
And when they say that I'm just a terrible kite
You'll tell them you're proud of my marvelous flight



Don't hide yourself inside till I'm old
O my dear you're a threat to the bad we all see
I'm beside myself for the touch of your lips
Or the grace of your eyes that can see good in me



Over the twilight you're listening for me
Darling, go to sleep
Cradled by moonlight, I'm dreaming we'll be
Loved so deep



Floating and fighting, like a kite on a string
Till you cut through my tether and changed everything
From the sky you looked small, but I loved you the same
So I darted back quickly to spell out your name
And when they say that I'm just a terrible kite
You'll tell them you're proud of my marvelous flight


... dari pertama kali denger lagu ini, bie dah bilang "suka!" ehmm, lirik pertamanya. i hid myself from failure and fear :D


hey... kali ini bie tak bisa mengalah lagi pada waktumu, bie terlalu lelah membanting tulang. xixixi... biasanya bangun trus bisa tidur lagi ehh... sekarang dah gak bisa. dan nyebelinnya bergaul dengan kata sombong. disms kapan dibales kapan. ditelp gak pernah dijawab. disamperin ke rumah selalu gak ada. begitulah gerutu mereka. dan satu lagi... si emaak tanya kenapa biie ndak bilang ke matua dan maisista klo bie mulai membanting tulang. dan jawaban bie dibilang ketus. fiuh... bie bilang kase tau ndak kase tau pengaruhnya apa? kaw benar.. bie tak pernah berhenti bersikap skeptis. bie tahu ndak seharusnya bie begitu. hanya saja bie binun, klo bie bilang ke matua tar akan..... dan bie mang sengaja gak billang2. bie males berdebat ini itu. klo kya gini jadi inget si manusia pongah. *sigh*

Jumat, 09 September 2011

ketujuh

oiikk..... setelah kelelahan akhirnya semangat sedikit demi sedikit mulai nampak, aahaayy... bahasanya nampak euy.. hey.. bie mau cerita, sakarepmu mau nyuruh bie buruburu merit biar ada temen cerita ato urusan lainnya. pokoke bie mau cerita... lagian bie bisa cerita dengan sesukanya yaaa dengan cara gini, mosok tiap kali ngemeng selalu kau mendominasi. wes... bie cerita dulu yooo, eehh tapi sek bie mau jitak. aahhh kaw ini hobby sekali ngintip? dapet dari mana itu? update baaangeeettt... empat jempol deh buat anda seorang teman. padahal yang itu blum bie ceritakan lho. baru bie bilang ke pak pendeta gadungan, si mbak, lelaki pongah dan si kakak celit. yaa baru mereka tok... rencananya kemaren baru mau bie ceritakan tapi anda su tahu terlebih dahulu. how can ?! aaahh....

oiikk... bie mau cerita, you know what... mereka bilang bie pendiam. hahaha... mari kita tertawa berjamaah. jadi begini ceritanya.... garagara semuanya pada mengeluh bie cuman diem doank, mereka bilang bie itu pendiam. padahal mah bie itu kan bawel sejak orok, klo pun lagi pengen diem yaaa.... ta suruh orang lain ngemeng itu juga ndak sembarang orang ta suruh ngemeng sesukanya. masih ingat kan kapan hari ta suruh ngemeng sepanjang malam sedangkan aku malah melakukan hal lain? sama sekali ndak dengerin anda berbicara tapi nyuruh anda untuk terus bicara? haha... hingga akhirnya kau pun jengkel dan berkata "kenapa sih demen banget denger suara aku?". demen? hahaha... boleh kah aku menjawabnya secara jujur? xixixixi.... padahal mah bie diem bukan karena bie setuju dengan kebijakan itu, tapi bie berusaha menutupi intonasi bicara bie yang mereka lihat seperti intonasi seorang alien. xixixi... lah bijimane, ane wes ngelotok dengan intonasi ini :D

ooiiikk... hari ini seorang teman ngtrip ke heaven. weww.... rumahnya dah selesai kali yaak? enaknya.... bie pengen ke sana dengan segera.

aahhh yoweslah su malam, dan sekarang disana pasti dah pagi. bie kelaperan tingkat tinggi..... hari ini banyak teman yang mau nginep. xixixixi.... rumah dah kya beskem, tiap ada teman dari luarkota yang dateng pasti nginep dirumah bie. lumayanlah mereka bisa menghemat dan bie ada temennya dirumah :D