Rabu, 30 November 2011

senang itu keputusan, nakmuda :)

hari ini aku berwarna ORANGE, orang'e orange.. 
.. anakmudanya memutuskan bahwa hari  ini adalah hari bahagia. senang itu keputusan..


bangun pagi diiringi sebuah kalimat yang terus menggema digendang telinga yang kecil ini seraya menyanyikan sebuah lagu yang sedang ku gilagilai


disini senang disana senang :)


terkadang aku merindukan masamasa empat bulan lalu, hidup dalam kondisi yang sangatsangat berkecukupan.


mau jalan dan butuh duit... cukup ada biaya dan waktu
mau makan dan butuh duit... cukup ada biaya dan menu
cukup


merindukan hal itu bukan berarti harus bersedih hati
disini senang
disana senang


... dimanamana AKU HARUS senang
doa pagi hari ini menghasilkan sebuah kalimat yang sempat membuatku tersedak 
sometimes God doesnt give what u think u wantnot because u dont deserve it, but because u deserve more !
 yaa terkadang aku heran dengan cara Tuhan bercanda, aku sebut Ia bercanda dengan gaya khasnya. karena jika aku menganggap semua ini serius, beranggapan dengan sisa perpeksionis yang ku punya, maka kiamatlah judulnya.


ya'ahowu !
saia ingin bersenang hari ini dan besok hingga seterusnya :)


untuk hari ini sekian dulu uneguneg saia, karena saia harus bergegas menuju KPP setempat untuk melaporkan apa yang harus dilaporkan


mari bersenangsenang, disini dan disana
mari mengenang, yang ini tapi tak usah yang disana..


hehe... salam secangkir kopi yang diserap anakmuda ini 

Selasa, 29 November 2011

iman biar aman

dua hari yang lalu, hari minggu, bermodalkan tujuhpuluh dua ribu rupiah aku melangkahkan kaki menuju sebuah gedung pertemuan para hedonisme. mall. begitulah aku menyebutnya...

entah mengapa tiap kali pindah kostan selalu berdekatan dengan yang namanya mall. demi apa? biar apa? tapi yasudah... lupakanlah :)

tujuhpuluh dua ribu rupiah itu cukup untuk membeli sebuah buku yang ku mau, seharusnya. tapi dompet saia ternyata masih berkemampuan seorang pelajar. menunggu buku itu diskon. begitulah kenyataannya. alhasil uang itu hanya cukup untuk membeli kebutuhan perut bie dan si adikkesayangan bie yang satu itu. mai luphly brother, mai luphly roommate :)

serenceng kopi instant
sebungkus mie telor
dua bungkus mie instant goreng
dua bungkus mie instant kuah
sebotol sabun cair  *tujuan utamanya hanya ini*
delapan butir telur
sebungkus mentega
sebotol air mineral

total : limapuluh empat ribu rupiah

(* _ *) ..........................  (* _ *)  ..........................  (* _ *)  ..........................  (* _ *)

 tujuhpuluh dua ribu rupiah dikurang limapuluh empat ribu samadengan delapanbelas ribu rupiah

bersemangatlah anakmuda, delapanbelas ribu hingga akhirbulan? setidaknya saia masih punya stock iman yang cukup hingga akhir bulan. dan hal ini saia temukan secara (tidak) sengaja....

selepas membeli beberapa kebutuhan perut itu, maka dengan langkah santai saia menuju toko buku dilantai empat gedung itu. tidak berniat membeli sebuah buku, dikarenakan kondisi keuangan saia yang sedang tiris miris. datang ketempat itu hanya ingin mengutip sebuah kalimat yang bisa memenuhi dahaga saia. hanya itu.

tiba disana... rak pertama yang saia hampiri adalah majalah. dimulai dari majalah hobby, majalah cewek hingga majalah orang tua... demi mencari sebuah kalimat memuaskan dahaga. tapi tak ku temukan.

melangkahkan kaki menuju rak novel fave, melanjutkan halaman terakhir yang ku baca. demi apa? demi penghematan, hehe... toko buku ini sudah seperti perpustakaan buat bie. mengingat halaman terakhir yang bie baca kemudian melanjutkannnya di kunjungan berikutnya. dan buat bie, hal ini menyenangkan :)

menemukan kalimat yang sama dan point yang sama, tapi tak apalah. kalimat itu lebih mengena ketimbang ayatayat emas yang sering mereka berikan untuk bie. namun... sebelum benarbenar keluar dari toko itu bie tergoda membaca sebuah buku dengan cover buku yang menarik. buku nama bayi. oopss... sama sekali tidak sedang mengandung tapi bie lagi pengen tahu apa arti sebenarnya dari nama bie

iman
pemberian Tuhan

see???? rohani bener kan nama saia...

entah kejedok apa si abah sewaktu memberi nama itu

begitu tau artinya langsung esemes si abah.. kenapa aku dikase nama itu? dengan harapan abah menjawabnya dengan serius... tapi apa yang ku dapat? dia menertawai aku.

iman yang ku punya sesuai dengan namaku
atau
nama yang ku punya sesuai dengan imanku

entahlah... yang ku mengerti saat ini adalah berimanlah karena itu aman

.. iman, kata gurusekolah minggu bie manusia itu diselamatkan oleh imannya sendiri
dengan iman yang Tuhan berikan lagi dan lagi, bie nanti bisa jadi pemimpin di mesiiiirrr... aahaayy amieeennn


#klo kya gini kok jadi inget mimpinya si *beep* yak? 




hey dirimu yang diujung pulau, entah benar atau tidak mimpimu itu, saia hanya bisa berkomentar queserasera :)


Senin, 28 November 2011

semangkuk bubur :)

hijau....

katakan saja ini hari berdamai, berdamai dengan mereka.

nasi itu kini sudah menjadi bubur, dan ini membuktikan bahwa saia bukanlah seorang yang pemaaf namun pelupa atau saia ini seorang pelupa namun tidak pemaaf. entahlah... pada kenyataannya, saia sudah melupakan mereka :)

melihat mereka warawiri masih dengan kesibukan yang sama namun dengan emosi yang berbeda. aku tidak antusias lagi.

dengarkan saia, nakmuda... nasi memang sudah menjadi bubur namun masih ada suwiran ayam dan kacang serta kerupuk

nikmati saja emosiku kali ini, logikaku sungguhsungguh tak dapat menerima hal itu.

aku bersumpah, demi makan siang hematku kali ini, aku tidak berniat merusak kesepahaman kalian. aku hanya ini mengingatkan kalian akan tujuan. kita punya kesamaan yaitu menikmati sebuah perjalanan tapi kita mempunyai perbedaan yaitu tujuan :)

mereka boleh sebut aku sampah, kau pun ku izinkan berkata demikian. tapi tidak dengan tujuaanku, aku, anakmuda yang bersemangat ini, bertujuan menyenangkan Tuhanku.

aku tak punya apaapa. kalian semua tahu itu.
sesuatu yang ku punya adalah Tuhanku..
aku tak ingin mengeluarkan sumpahserapahku untukmu atau menyakiti perasaanmu. entahlah.. aku terlalu renta untuk melakukannya. 

nasi sudah menjadi bubur... kini kau lihat, harakiri :)
semangkuk bubur untukmu teman, nikmati saja semua ini dengan suwiran ayam, kacang, kerupuk, kecap dan kaldu. atau mungkin kau akan menambahkannya dengan irisan daun berwarna hijau agar kesalahan ini dapat kalian nikmati bersama.

aku?
tenang saja... sebelum bertemu denganmu dan temantemanmu itu aku masih dapat hidup dengan perjalananku.

kita hanyalah teman tanpa perjalanan yang mempunyai begitu banyak perbedaan :)

suatu hari nanti mungkin kita akan bertemu, dengan atau tanpa semangkuk bubur ditangan kita. tapi jika nanti kau menikmati semangkuk bubur dipagi harimu, ingatkan masa ini. aku, si anakmuda yang bersemangat ini, lebih memilih melakukan dosa yang lebih nikmat ketimbang mencaci atau menghujatmu.

Minggu, 27 November 2011

semangat anak muda :)

... dimulai dari nol ya :)

begitulah kirakira yang terjadi hari ini

"gimana ve, udah sembuh sakit hatinya?" begitulah tanya seorang teman di sebrang pulau sana. sakit hati yang sempat membuat semangatku meracuni selsel dalam darahku dan .... aku pun terjatuh sakit dengan sempurna. terimakasih :)

secara kasat mata, saia adalah sosok yang kuat. itu salah besar. saia bukanlah sosok yang tegar, kuat atau apa pun yang mereka sebut mandiri. saia ini adalah seorang anak perempuan yang terlalu lemah. nyaris tidak bisa mengontrol emosinya.

saia tidak bisa terlalu emosi. itu kenyataannya.

saia tidak bisa menikmati euphoria secara berlebihan. nice... penyakit macam itu? entahlah.

okay... berdasarkan kutuk mahkluk berjubah putih pada tahun kemarin, saia ini terjangkit penyakit depresi. dan penyakit ini memang sudah menjadi trend penduduk ibukota. lagilagi cuman bisa bilang "nice...."

setidaknya saia harus bersyukur menjadi seorang sanmel, begitukah? semangat seorang sanmel, si petakilan yang perfeksioni.... nice. hehehe

hilangnya semangat anakmudanya beberapa waktu yang lalu dikarenakan sebuah sikap dari seorang teman yang saia kenal dalam sebuah keramaian. sikap yang jaaaaaaaaauuuuuuhhh diluar logika saia. dan saia pun tak dapat menerima hal itu. entah berlebihan, entah terlalu berlebihan.... tangan mulai dingin, nafas mulai tak beraturan dan jantung pun berdetak tak bernada. mulai mencari tembok... menahan lidah untuk mengumpat dan menahan jemari untuk mencaci. hasilnya ? tak bertenaga. jatuh sakit dengan sempurna.

tak diizinkan untuk terlalu euphoria
tak dapat menahan emosi

lalu apa yang harus dilakukan oleh anak mudanya ? membawa si tubuh ini berjalan entah kemana setelah dua hari benarbenar seperti mayat hidup. pucat pasi tak beralasan.

dan kau tahu apa pendapat adik saia melihat kejadian ini? "lu abis diputusin ya?", hahaha.... dia benar, aku tak pernah merasakan hal seperti ini lagi sejak ia meninggalkanku begitu saja. walau pun pada akhirnya lelaki itu kembali hadir... tapi beda rasanya.

anakmuda ini pun pernah tak bersemangat, dan kemarin anakmuda ini pun terjangkit virus yang sama dengan bakteri yang berbeda.

tapi tidak dengan hari ini...
hari ini anakmudanya kembali bersemangat setelah datang ke keramaian hedonisme namun beraliran positip, saia, si anakmuda, terimpartasi akan semangat anakmuda lainnya. maafkan tentang sakit hati yang kemarin, positipnya... ternyata saia masih punya hati. tapi tidak dengan melupakannya teman :)

saia tidak berniat untuk melupakan kalimatmu itu, karena saia tidak pernah merasa melakukan sebuah tindakan/sikap yang merugikan anda. sejauh ini... terimakasih sudah mengenal anda tapi jangan harap untuk mengenal saia lebih jauh. kita cukup sekedar kenal. semangaatss :P

Kamis, 24 November 2011

bergelora

aku tak ingin menjadi manusiawi. temanku tahu hal itu. aku ingin terus berjalan tanpa ada kata peduli. aku ingin menjadi aku. bukan kita. setidaknya denganmu.

aku suka memberikan katakata yang indah, hingga membentuk kalimat indah dan berujung pada lekukan senyum diwajahmu. aku suka melakukannya.

tapi tidak diberikan...

aku tak suka diberikan katakata yang indah, hingga membentuk kalimat indah dan berujung pada perubahan dijiwaku menjadi manusiawi. dan aku tak suka melakukannya.

aku suka menikmati deguban jantungku yang semakin tak beraturan, atau mataair yang tibatiba saja berpindah tempat dikelenjar kulitku.

hari ini... tepat hari ketujuh tak menyapamu. atau mungkin lebih tepatnya tak tersapa olehmu. dan aku? aku tak berusaha mencarimu, agar aku tetap menjadi aku, bukan kita. demi apa aku datang dan duduk disampingmu?

kau tahu.. kuning bilang sesatu tentangmu. sesuatu dengan nada yang datar agar tak membuatku bergelombang dan kembali bergelora. tidak sepantasnya aku kembali bergelora padamu.

lalu pada siapa aku pantas bergelora?

entahlah

suatu hari nanti, aku akan bergelora pada manusia yang meminangku melalui ayah dan ibuku. bukan aku yang menyampaikan pada mereka "aku akan menikah" tapi mereka yang akan katakan padaku "nak.. kau akan menikah"

mungkin ini akan menjadi yang terakhir kalinya aku menjalani apa yang mereka mau. entah sudah berapa tahun aku tak mengikuti apa yang mereka mau... sejak 2003 dan sekarang 2011. yaa...  delapan tahun tak mau tahu apa yang mereka mau. tidak sepantasnya seorang anak melakukan itu.


hari ini... bolehkah saia meminta pada Tuhan agar kau ada disana? aku tak memintanya dengan bergelora.

Rabu, 23 November 2011

denganmu

kuning.. kali ini ku sebut engkau dengan warna itu. bukan hitam yang mereka bilang aku berduka. bukan pula merah yang mereka kira aku bergelora. aku sebut engkau kuning... karena aku bersuka denganmu.

aku seperti menghirup harum yang sama bersamamu. seraya menutup mataku dan aku akan ingin menikmatinya lebih dalam lagi. tanyamu juga tawamu... denganmu aku bersuka

aku mencintaimu...
melayang
terbang
... mengambang

aku katakan itu pada angin. ia tak berwarna maka tak bermakna

seharusnya aku katakan itu padamu. tapi tak sepantasnya.

tahukah kau apa benang yang mengikat kita? aku bertanya karena aku tak tahu. atau, bolehkah aku memilihkan warna benang itu untuk kita? aku tak suka benang berwarna merah. aku tak suka bergelora. dan pada akhirnya padam.

kuning..

aku ingin benang itu menyala dan mengingatkan aku agar tak berduka (lagi). denganmu aku berhatihati melangkahkan kakiku...

aku tak ingin terjatuh lagi...

kuning..
berhatihati
tahukah engkau saat aku menghirup harummu dengan kehatihatian yang tersisa? aku berhatihati agar tak menggunakan hatiku. tidak sepantasnya.

aku tak ingin menjadi manusia seutuhnya. setidaknya... tidak denganmu.

kuning...
ingatkan aku...


Selasa, 22 November 2011

sama saja

kita berhenti saja, kataku..


berhenti saja disini sebelum kita benarbenar mendekati satu titik yang tak sama. mari berganti cerita. mari berganti peran. kita tak akan bercinta.


kau buat aku menangkap hal yang negatip... ujarmu. dan aku dengan lugas mengatakan padamu sebuah kenyataan. sengaja. aku sengaja merancang sebuah karakter yang membuatmu menarik kesimpulan sendiri. bukan salahmu dan bukan salahku. aku sengaja.


ingin melihat apa yang orang katakan if i...

jika aku hanyalah seorang pecundang

jika aku hanyalah seorang pemabuk

jika aku hanyalah seorang pemain

aku ingin melihat itu dari mata kalian dan ini berarti termasuk dirimu

dan ingin mendengar hal itu dari mulut mereka sendiri, dan juga dirimi


dan malam itu... aku mendengar pendapatmu, mendengar jelas alasanmu. sama saja.


tak apa... pendapat dan alasanku untuk berhenti dititik ini pun sama saja. kau sama saja, tak ada bedanya :)

mari kita kembali berjalan, tapi kali ini tak usah seiring lagi. kau sama saja, dan kita berbeda.


saia penganut paham cinta itu perpaduan antara perasaan dan logika. cinta itu tak melulu terasa manis. buat saia, cinta itu seperti lidah..


manis


asam


asin


pahit


kecut


lidah itu tak bertulang, elastis. begitu juga dengan cinta, elastis. kau boleh sebut banyak kriteria untukmu. apa pun. tapi jika cinta sudah menyapa, lalu kau mau apa?

Senin, 14 November 2011

i do.. i love you :)

 - the best i ever had -
kembali berjalan ke kota itu, kali ini tidak melangkah mundur. hanya sekedar menapaki sesuatu yang bernama kenangan...

aku kembali ke kota ini, melangkah kaki dimana jejakku pernah ada
menghirup udara yang pernah ku hirup delapan tahun yang lalu

aku kembali hanya untuk sementara, menyapa seorang teman yang akan melangkahkan kakinya menuju bab yang baru

aku pun akan melakukannya, suatu saat nanti...

selamat menempuh hidup baru, temans...

aku pun akan segera menemukan sosok yang mengisi kehampaan kalbuku dan dengan keyakinan mengucapkan sebuah kalimat yang berisikan dua kata "i do"

suatu hari nanti !

yaa suatu hari nanti aku akan bergaun cantik dan berhiaskan bungabunga yang cantik pula. itu memang bukan aku, tapi setidaknya aku menjelma seperti itu sekali dalam seumur hidupku hanya untuk mengatakan "i do"

bila nanti waktuku tiba... akan ku pakai warna yang tepat. tidak putih atau pun hitam.
putih... seperti kebanyakan manusia lainnya. aku tidak suka sama seperti mereka
hitam... seperti kesehariaanku saja. ini bukan sesuatu yang biasa.

lalu aku akan melangkah dengan pasti ditemani lelaki yang sepanjang hidup ku cintai menuju lelaki yang akan segera ku cintai hingga sisa hidupku dan mengatakan

i do

akan ada waktunya teman, tunggu saja...

Senin, 07 November 2011

jarak

hari ini aku berjarak. aku yang membuatnya, entah mengapa...

mencintaiku? wow! tak suka dengan hidupku tapi mencintaiku? kedengarannya aneh ya?... katamu kala sadarku mulai menipis

izinkan aku menertawai diriku sendiri.... yaaa, aku akan tertawa pada dunia sebelum ia menertawakan aku.

aku hanya tak suka dengan pola hidupmu, bukan dengan hidupmu. mencintaimu karena hanya itu yang dapat aku lakukan.... kali ini aku menjawabnya dengan sangat lugas. tak peduli akan ada yang tersakiti atau tidak...

mencintaimu dengan jarak yang kupunya, hanya itu yang aku punya dan aku mau. kita berjarak.

aku pernah mencintaimu, mas alalu. tak ku sebut kata pernah ketika ku katakan aku mencintaimu. itu kesengajaanku... setidaknya agar jarak yang kita punya tak terlalu jauh. aku tahu kau menikmati rasa cintaku yang ku sajikan untukmu. dengan garnis yang begitu apik diantara sajian tersebut. kau menikmatinya

untung kamu gak jadi bagian dalam hidupku ya, kamu kan gak suka dengan hidup yang ku hidupi sekarang.. kau begitu yakin dengan ucapanmu kala itu. beruntungkah diriku? hahaha... entahlah. kata "untung" seperti awal mula dari jarak yang sudah tercipta

anggap saja aku beruntung, toh tak ada ruginya bagiku
anggap saja aku rugi, toh tak ada untungnya bagiku
simak kalimat ku baikbaik dan camkan... aku hanya pernah mencintaimu. itu saja.

live your life.. masingmasing dari kita akan melakukan hal ini, bukan?

nikmati saja kehidupan yang seperti itu, karena pada hakekatnya aku pernah menjalani hal itu. dan itu bukan caraku...

cara itu hanya akan membuat aku dan Tuhanku semakin berjarak, dan aku tak mau. aku lebih sudi hidup berjarak denganmu ketimbang dengan Tuhanku

tahukah kaw pemahaman cinta dan jodoh yang ada dibenakku? mereka itu seperti dua sisi yang berbeda, seperti hujan dan teduh. tidak dapat bersama...

aku mencintaimu, tapi tak berjodoh denganmu
karena aku... berjodoh dengan manusia yang tak ku cintai

pemahaman ini yang ku buat diantara kita....

Jumat, 04 November 2011

labirin

perhatikan langkahmu, kau akan terjebak dilingkaran yang sama. perhatikan saja lorong mana yang sudah pernah engkau telusuri. aku mengizinkanmu dan kau mau, aku mau dan kau mengizinkanku. labirin. dan kita terjebak...

apakabarmu hari ini? tanya singkat abahku kala itu
singkat saja
baik, kataku... karena hanya itu yang ku punya

ku berikan tanya itu padamu
apakabarmu hari ini
dan kau menjawabnya dengan semua kata yang kau punya
semua
kita terjebak dalam tanya-jawab


... suata masa dikala itu, kesalahanku yang kau nikmati. kesalahan yang kita sukai, kita pun terjebak ditengah cerita dan kenangan tentang kesalahan tersebut

tak usah cari pintu keluarnya, karena aku akan meminta Tuhan menyembunyikan kunci pintu tersebut. biar saja kita terjebak disini. aku suka.

biar saja kita terus berputar disini hingga aku punya keyakinan yang sama denganmu, dan aku dapat berhenti disana atas keyakinan yang ku punya.

tak mengapa kita awali ini dengan kesalahan, masih ada pengampunan dan akan kita akhiri ini dengan sebuah keyakinan... katamu yang membuatku tak dapat berkatakata lagi


jakarta, 05 nov 2011
menjelang makansiang


aku padamu !

Kamis, 03 November 2011

mari kita mulai..

mari kita mulai hari ini di detik pertama, aku ingin memulainya bersamamu. diantara kesadaranmu yang kian melemah.

aku padamu... sebuah kalimat yang aku suka seperti aku menyukai kalimat "aku merindukanmu.."

mari kita mulai ketika aku mulai melihatmu, membagi perhatianku bukan lelucon semata. bermain pada sebuah kenangan yang sempat ku titipkan sebelum aku meninggalkanmu kala itu.

aku pergi hanya sementara.. kataku tanpa janji. aku tak ingin berjanji untuk kembali, tak usah pula berjanji untuk menjadi rumah bagiku.

mari kita mulai... katamu meresponi gejolak yang ku punya

bagaimana caranya? aku tak punya apa yang kaw inginkan karena aku tak tahu apa yang kaw inginkan... kali ini aku berkata kepada asa

mari kita mulai walau sesekali terjatuh, kaw punya janji yang bisa ku percaya... ujarmu

terimakasih.. ujarku, terimakasih sudah bersedia menemani aku ketika kasmaran benarbenar bukan untukku. terimakasih sudah menutup telinga dari racakacau mereka tentang kasmaran. terimakasih sudah mengalihkan perhatianku dari punggung kasmaran yang kian menjauh. terimakasih sudah bersedia ada disini, entah itu menggantikan atau sekedar mampir saja.... mari kita mulai

tahukah kaw, saat aku menuliskan ini.. aku mulai tersenyum dengan tingkahmu. tingkahmu yang menjadi bahan olokolokkan mereka. aku tersenyum dibalik kesesakkan cintamu. cintamu yang terlalu kuat hingga aku nyaris saja sulit untuk bernafas.

mari kita mulai...



Selasa, 01 November 2011

kangen


kau sebut itu seperti sebuah doa, dan aku akan tertawa seakanakan itu adalah sebuah lelucon

dia benar... rasa rindumu seperti sebuah kaktus. menyukainya namun menyakitkan..
rasa rindumu hiasan semata disudut ruangku

kangen..
aku merindu kata kangen yang kau hanturkan layaknya sebuah doa. doa dipagi hari.
aku menyukainya namun tak ingin memilikinya
cukup ku nikmati di etales ini saja

terimakasih atas rasa rindu yang kau pamerkan untukku
terlalu mahal untuk ku miliki...

Jumat, 28 Oktober 2011

talenta

apa yang ada dipikiranmu ketika ku sebut kata "talenta".
bakat
kemampuan
skill
itulah yang ada di pikiranku

setiap orang mempunyai talentanya masingmasing, begitulah kalimat yang sering ku dengar. jadi pengen tahu ada berapa keping talenta yang sedang ku genggam saat ini. adakah talenta yang tersembunyi? #mulai tampak rohani


tergelitik dengan omongan si manusia disebrang pulau, dia bilang "baguslah, kan sesuai dengan impianmu menjadi owner dan pergi ke venice"

funny for me, dude...

itu bukan impian saia, baginda :)

abah (mungkin) benar, talentaku dalam berimajinasi itu cukup kuat
majikanku (mungkin) benar, talentaku dalam kecermatan juga kuat
hubungannya ?

jadi begini sodarasodari beda emaak beda abah... masih penasaran dengan apa yang Ia mau dalam hidupku. bagi saia hidup itu seperti sebuah kelas. ada guru, ada murid, ada pelajaran dan ada ujian. okay.... ambil posisi senyaman mungkin apa arah pembicaraan saia saat ini.....

saldo dibukubank saia saat ini adalah Rp. 2014... angka yang menarik bukan?
lalu dari mana biaya hidup saia untuk saat ini? kasih karunia Tuhan, Dia beri saia talenta bermain bersama angka dan bertahan hidup hingga saat ini :)

majikan bilang.... Tuhan kase banyak banget talenta untukmu, ndak cuman dikase otak kanan yang lebih atau otak kiri yang lebih. Tuhan kase semua itu cukup.... cukup besar hingga kamu bisa seperti ini.

terharu !

yeaahh... gombalan rohani, menurutku... tapi aku suka

Tuhan beri saia talenta untuk merangkai katakata indah yang sering mereka sebut gombal
Tuhan beri saia talenta untuk membaca angka yang sering saia sebut lahan pencaharian saia
Tuhan beri saia telinga seorang murid
Tuhan beri saia hati sebagai hamba
Tuhan beri saia tangan sebagai orangyang diberkati #uhuuuyyy


karena setiap orang yang mempunyai, kepadanya akan diberi, sehingga ia berkelimpahan. tetapi siapa yang tidak mempunyai, apapun juga yang ada padanya akan diambil dari padanya. dan campakkanlah hamba yang tidak berguna itu ke dalam kegelapan yang paling gelap. di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi.
mat 25 : 29-30

Tuhan sudah beri, dan tugas saia untuk menggunakan semaksimal mungkin apa yang sudah Ia beri... termasuk menggunakannya di empat bulan yang sudah berlalu :)
Tuhan percayakan hal kecil dan akan menambahkan hal besar.... apakah yang dikamsud dengan "hal" disini? itu dilihat dari sikap hidup kita.....

selamat menjelang akhir pekan
curhatan ini ditulis diselingi dengan rasa ngilu karena meriang dan meriang karena hujan :))





#sudut kantor tepat di depan jendela memang maknyus buat jualan mangga macam ini :))


Kamis, 27 Oktober 2011

kopi untuk seorang teman

kerap kali ku katakan padamu
berhenti saja dulu
sejenak melepas dahaga
sejenak melepas penat
apakah kau tak lelah mengejar langkahnya yang tak pasti

tanyakan saja pada Ilahi yang kau tahu, karena engkau milikNya bukan miliknya

hirup udara sejenak dan lihatlah penghuni dunia ini
bukan hanya ia seorang

kerap kali ku katakah padamu
duduklah dahulu
akan ku temani engkau bercerita
tentang indahnya pelangi
tentang dinginnya sang hujan
apakah kau tak penat berjalan tanpa arah yang pasti

tanyakan saja pada Penulis yang kau tahu, karena engkau tokohNya

nikmati kopi yang ku sediakan untukmu senja ini
nikmati saja seorang diri


cc : aku tak suka caramu mencintai manusia itu, teman...

Selasa, 25 Oktober 2011

Terkadang kita meminta bunga yang indah atau kupu-kupu yang cantik. Allah memberi kita kaktus dan ulat. Saat itu kita sedih, kecewa dan bahkan marah. Ternyata tumbuh bunga yang sangat indah dari kaktus tersebut dan ulat bertumbuh menjadi kupu-kupu yang sangat cantik. Begitulah cara Allah memberi. DIA tidak memberi yang kita inginkan, tetapi memberi yang kita butuhkan
menemukan kalimat itu dari sebuah kejadian yang bernama "entah kenapa..."
entah kenapa si majikan bertanya pada bie punya teman yang mau kerja di daerah *beep* gak?, waktu itu se bie masih gak kepikiran nama. ehmm.. sempet post dihalaman sibukumuka malah. disisi lain ada seorang teman yang minta info kerjaan. yeaah... hal ini membuat bie berpikir dengan keras tentang sebuah jokes antara bie dengan si penulisgalau. bie cinta medan tapi berjodoh dengan jakarta.

sekembalinya bie ke ibukota ini.. mereka (orangorang yang taruhan bie gak bakalan betah dimedan) berkata jodoh lu emang di jakarta bie ! dan saia cuman bisa berkata aseeemmm....
kembali lagi ke ceritasokbijak diatas. Tuhan memberikan apa yang kita butuhkan. niceeee... dear God, menurutMu apakah bie butuh tinggal dan mengabiskan sisa hidup bie di antara kejamnya ibukota ini? ehmmm.... disaat kya gini malah ketemu cerita si kupukupu. nice !

jakarta.. kota yang mempersingkat usia. seandainya jakarta adalah medan. mari kita berandaiandai. xixixi... sudah mulai jatuh cinta sama kampunghalaman :)

mulai kangen sama hangatnya bandrek bedagai, imutnya cucu molen, berhamburannya pedangan kwetiau dan susahnya nyari bank bca. merindukan suasana itu.

bicara tentang ceritasokbijak diatas, kinikutahu.... sebuah proses yang Dia kase ke bie. yeah.. kadang bie berpikir kenapa Dia izinkan bie pigi ke sana dan pigi ke sini. buat apa? demi apa? kinikutahu....

dan si penulisgalau pun lagilagi menertawakan bie... dia bilang klo bie ini manusia suka belajar. hehe.. bukan begitu padahal, bie hanya sedang mencermati bukan menerima alasanNya. bie ndak suka dengan alasan jadinya yaa begini... tampak seperti sedang belajar (memahami)

kesimpulannya :
let it flow yaa kan God ;;)

*kedapkedip biar dipercepat dan dipermudah semuanya

Senin, 24 Oktober 2011

nokomeng

jakarta.. yeah, finally  #mukemales

menuai beberapa komentar yang ndak seharusnya dikeluarkan tapi yasudahlah itu hak mereka. but now... here im. kembali ke kota yang mempersingkat hidup. meninggalkan banyak cerita dikampunghalaman. detikdetik terakhir yang menyenangkan.

kembali menyerukan kata seru untuk ibukota. mau gak mau yaa harus seru. seru ketemu angka lagi. seru ketemu pph duatiga dan dualima. dan sebentar lagi akan bertemu dengan si espete. mau gak mau harus mau.

no trip anymore. begitulah sp dari bagindaraja.... yeay, semoga tidak tergoda lagi. tapi siang ini cukup bkin mikir. laahh.. trus mau apa?

setidaknya 6bulan kedepan adalah masamasa pemulihan saldo
6bulan lagi mengejar ketinggalan 6bulan yang lalu
wew... singkat sekali hidup ini
nokomenglah...

hanya bisa berterimakasih kepadaNya, lalu mau apa lagi?
terimakasih untuk semuanya
terimakasih untuk pelajarannya... lagi dan lagi
menyesal atau tidak... belajar tetaplah belajar akan ada waktunya di uji
nokomenglah

Kamis, 20 Oktober 2011

i got it !

jakarta, 20 oktober 2011

kepada yth
xxxxxxxxx
di
tempat

perihal : surat konfirmasi

dengan hormat,
berdasarkan dengan surat yang anda lampirkan beberapa waktu yang lalu, sudilah kiranya anda membaca beberapa hal yang harus saia konfirmasi agar tidak terjadi kekeliruan atau kesalahpahaman diantara keduabelah pihak.
hal pertama yang ingin saia sampaikan adalah kesimpulan yang saia dapatkan setelah membaca surat yang anda lampirkan tersebut. semua kesimpulan itu pun sudah saia lampirkan, dan saia harap anda dapat memahami dan mengerti apa yang saia maksudkan.
hal kedua adalah ketidakcocokkan waktu dan surat yang terlampir. besar harapan saia, anda dapat merevisi kembali

untuk kerjasamanya saia ucapkan terimakasih.

Selasa, 18 Oktober 2011

aku.kamu. masa lalu

kau tanya padaku kapan kita terakhir terlibat sebuah dialog nyata? cih... untuk apa kau tanyakan hal itu? cara lain bermain denganku? sudahi saja. waktuku mulai sedikit. time out, sir.

kau tanya padaku apakabarku? huh... sebelum kau menanyakan hal itu semua berjalan baikbaik saja. setelah itu? yeaahh.. aku hanya dapat mengucap syukur akan apa yang pernah terjadi. pergilah (lagi) :)

aku. kamu. kita sudahi saja.
aku, kamu. mari merenda untuk masingmasing saja
aku, kamu. berjalan masingmasing saja.
aku, kamu. ku harap tidak akan pernah bertemu (lagi)

kau katakan padaku tentang sebuah cerita, demi apa? demi aku? demi kamu? demi kita? sudahi saja. semua ini hanya akan menjadi rutinitas kita semata.

aku. kamu. masa lalu

Senin, 17 Oktober 2011

sederhana

seharusnya aku melangkah menjauh darimu ketika ketukan ini mulai tak bernada dan kecemasan ini mulai tak beralasan. seharusnya.

nyatanya aku semakin mendekat padamu dan bertanya "bagaimana hidupmu?". kau pun bercerita tentang bidadari yang kau punya... pergi, lalu aku? aku hanya mampu tertawa. menertawai diri sendiri.

seharusnya senja ini bukan bagianku, namun aku meminjamnya dari kenalanku. pinjamkan aku sebuah senja agar aku pulih. ketidakwarasanku ini cukup menghentikan langkahku

aku akan melangkah. tidak maju namun mundur. katakan padaku "maju" jika kau menginginkannya.

aku mulai menerawang, bagaimana hidupku jika tanpa dirimu. tanpa nada ketusmu. tanpa kepongahanmu. bagaimana.
aku ingin hidup dimasa sebelum aku mengenalmu. dimasa aku mampu hidup tanpamu.

yasudahlah.. kau benar, aku tak punya apa itu kemewahan. aku terlalu sederhana untuk memiliki.

Jumat, 14 Oktober 2011

janji

berhentilah menjanjikanku tentang bintang, matahari, pelangi, hujan dan cakrawala. aku terlalu begah untuk mencernanya. datanglah padaku dengan kepastian, hanya itu yang aku butuhkan dan aku akan segera berhenti dari perjalananku. berhenti tepat dihadapanmu.

aku merindukanmu. hanya itu yang ku punya dan akan ku bawa kehadapanmu. aku tak punya sesuatu yang bernama kemewahan. aku tak punya apa yang engkau cari. aku hanya punya hati

kemarin aku kembali datang kehadapanNya, bertanya padaNya mengapa Ia menghadirkan tokoh lain dikehidupanku dan bertanya kenapa aku?

untuk mencintainya saja aku masih belum merasa layak, lalu Kau hadirkan tokoh lain untuk mencintaiku. kenapa aku ?

mari kita saling mengenal, ujarnya ketika aku memberikan sebuah alibi.

dear God, bukankah Kau berjanji padaku agar menjagaku dari segala perbuatanku yang tak Kau sukai? lalu dengan cara apa aku menghindari senja kali ini? aku kembali berlari.
 memikirkanmu mungkin salah, tapi otakku suka sekali melakukan itu. semilir diantara penat. walau hatiku perlahan sakit terlumat
aku berjanji untuk tidak mencintaimu, tapi tak bisa. karena ketika sesuatu terjadi aku datang kehadapanmu. aku berlari menuju anda. suka atau tidak suka, saia hadir dihadapan anda dengan racaukacau yang ku punya. dan kau pun bertanya..... atau mungkin menyapa? entahlah.. aku suka kau sapa seperti itu. aku berusaha tidak berjanji kesukaan ini akan ku redam agar kau tetap nyaman ada dihadapanku.

saat ini kau hanya ada dihadapanku, namun aku ingin Tuhan menjadikanmu ada disisiku. aku akan berusaha untuk itu, dan kau tak usah berjanji padaku. karena ketika itu tak tergenapi, hilanglah duniaku.

Minggu, 09 Oktober 2011

-welldone-

hey... kaw yang dinegeri seberang, maaf kali ini saia sudahi dulu keinginan dan hasrat untuk menuliskan semua tentang kita. xixixi... kita? yaealah, nek ta tulis semua tentangmu yaa gak nyampe dari seratus :p

hari ini kaw menyebalkan.

ku katakan padamu, jangan pergi jauhjauh karena aku rindu berkata aku merindukanmu tanpa ada yang bertanya mengapa kita saling merindu. aku merindukanmu, itu saja.

.... fiiuuuhh, *posisi curhat* , dear God... boleh nyontek gak apa yang dikamsud dengan tetangga sebelah. better salah satu dapet sembilan dari pada salah paham.

hadeuuh... hadeuuh... hujanhujan jadi ngrasa panas dan asma tibatiba begini. nice.... tau gtu tadi gak ngledekin si penulis galau dengan lagu si dewa. yeahhhh... yang namanya menyesal selalu datangnya belakangan, si menyesal selalu terlambat dapet undangan. yaa ntuh... telat deh datangnya. maaf yee.... menyesal, dirimu kali ini jadi kambingungu dari penyerangan asma ini.

dear God, want to know.... bie benerbener pengen tahu, kenapa Dirimu selalu buat cerita tentang hujan? Kau tahu betapa tidak sukanya bie terhadap hujan. baru saja kemaren bie berdamai dengan hijau ketika pertama kalinya ziarah ke tempat si ompdol dari si emaak. mandi hujan seraya menggerutu ke emaak karena perjalanan dan medan tempuh yang aje gile. tapi yaa seru juga sih, finally gak ada waktu buat menggalau dsaat hujan. tapi itu hanya bisa berakhir hari itu saja.

ingatkah Kau apa yang sudah Kau lakukan dalam beberapa hari ini? yeaahh... please deh, gak usah bikin dosa saia semakin bertambah dengan hal sepele seperti ini. sepele buat saia tapi tidak buat mereka. mereka.... manusia yang Kau beri rasa entah hanya penyedap rasa dan manusia lainnya termasuk si penulis galau yang ada disamping saia kali ini. hadeeuuhh... jangan salahkan perbuatan hamba kala itu, ehmmm mungkin kali ini lebih baik salahkan perbuatanMu yang memberikan hujan malam itu atau saja salah penempatan rasa? bijimane tuh Tuhan?

next... ketidaksukaan saia terhadap hujan kembali menjadi. ada gtu manusia aneh yang moromoro ngundang keramaian dan mbelanjai buat kegaduhan dirumah orang dengan menghadang hujan? aneh !

and then... sek... sek... klo saja Tuhan punya kaki dihadapan saia kali ini, numpang nginjek dengan keras yak.. keseeellllll..... kenapa juga maumaunya buka halaman maia itu. antara menyesal dengan gak. baru aja mau berbuat jahat dengan kesadaran penuh, gak jadi deh... aahhh Tuhan

okay.... limamenit sebelum menjemput si teman dibandara saia akan selesaikan kesalahpahaman diantara kita.
dear God, nek gak bisa hubungi saia secara langusng.... boleh gak Kau bicara lewat manusia itu? pleeaseeee

..selesai..
-welldone-

Sabtu, 01 Oktober 2011

kelimabelas

typing
del
typing
del
typing
del
... sampai kapan?

*sigh*  
*ambil headphone*
*replay the power of love*

the whispers in the morning
of lovers sleeping tight
are rolling like thunder now
as i look in your eyes
i hold on to your body
and feel each move you make
your voice is warm and tender
 a love that i could not forsake
‘cause i am your lady
and you are my man
whenever you reach for me
i’ll do all that i can

lost is how i’m feeling lying in your arms
when the world outside’s too
much to take
that all ends when i’m with you
even though there may be times
it seems i’m far away
never wonder where i am
‘cause i am always by your side
we’re heading for somethingsomewhere i’ve never been
sometimes i am frightened
but i’m ready to learn
of the power of love
the sound of your heart beating
made it clear
suddenly the feeling that i can’t go on
is light years away


.... dengan kata sederhana. saia mencintai beliau.

Kamis, 29 September 2011

keempatbelas

heiks... benarkah ini yang keempatbelas? lupalupa ingat euy. but yasudlah... tahun ke berapa kaw ada di hidup saia? ehmm... mari berhitung :D

kemarin kaw bilang... tolong bkinin blog donk. heiks? laahh ini wes ta bkinin blog. okay di duapuluh menit sebelum semua ini berlalu.

1. bie ndak peduli seberapa skeptisnya anda terhadap bie saat ini, terima kasih untuk sapaanmu kala itu
2. bie ndak peduli seberapa sibuknya anda saat ini, karena bie dah kenyang dengan alasan "sibuk"
3. bie ndak peduli seberapa menjijikkannya perasaan bie akan manusia itu, tapi sekali lagi bie katakan.... tetaplah berteman dan bertahan akan cumbu rayu bie :)


selesai... bie harap jika nanti anda tak kumat lagi, kita bisa lupakan saatsaat ini :)

Sabtu, 24 September 2011

ketigabelas

hey.. tahukah kau pertanyaanmu itu kembali ku tanyakan kepada seorang penasihatku lainnya. dan kami pun tertawa berjamaah... menertawai pendapat kami yang sependapat. ehmmm... apa karena zodiak kami yang bersamaan hingga pola pikir kami sama? entahlah... bagiku apa pun itu, yasudahlah :)

ehmm... hari ini serasa kesamber petir, yeaah.. akhirnya kembali menikmati mual menahan amarah. amarah yang tidak boleh dilampiaskan. kecewa. kecewa adalah sebuah perasaan yang diluar kendali kita. mau dikata apalagi, yasudahlah... marah hanya akan memperburuk suasana dan keadaan.

hey.. kenapa menghilang lagi? cmon... duduklah kembali disampingku, tak usah kita bercakapcakap. sekedar memastikan bahwa aku tak sendiri, itu sudah cukup. jangan tanyakan padaku kenapa aku lebih memilihmu untuk ada disampingku, karena kenyataan itu lebih menyakitkan kawan....

kemarin beberapa teman dari kehidupan yang lalu berhasil merunut jejak bie, dan omongan mereka mejadi sebuah kesatuan "kenapa no'e ganti?". wew.. hebat, walo pun bie berulangkali ganti no mereka bisa menemukan jejak bie. serasa jadi buronan :D

abah bie bilang, cuman orang yang banyak utangnya yang suka gontaganti no. bie cuman bisa diam. kenyataannya bie ndak berhutang, bie cuma ndak suka di desak. yang ada di benak bie begini.. klo bie ndak suka dipukul yaaa bie harus menjauh dari orang yang suka mukul. naahh begitu juga dengan provider.. klo bie ndak suka di desak dan bie masih pengen pegang hape yaaa sederhana saja bie ganti no. alhasil si hape diam membisu sepanjang waktu. jangankan orang lain, wong bie sendiri ndak tau no bie :))

hey.. tak banyak yang bisa bie ceritakan tentang manusia itu. ehmm... bie pernah bilang ke teman bie jika cinta dapat merusak sebuah persahabatan lebih baik saia ndak usah mengenal si cinta toh masih ada si rangga :D

ini berarti bie akan kehilangan cinta, itu lebih baik mengamputasi hati dari pada bie harus mengamputasi telinga beliau :)

hey,,, tau ndak anak majikan bie yang disini radarada lhooo. mosok tiap kali ngomong sama bie selalu mengatakan 3magic words tea tapi ama yang lain ndak. xixixi... kata tementemen bie karena dia sungkan sama bie, bie pendiam. wew.. mereka ndak tahu tentang bie :D

hey.. sebentar lagi bie akan kembali ke kota itu. dan tanpa dirimu. ehmmm... masih ndak tau sama sapa lagi saia akan menghabiskan malam diportal itu. cepatlah kembali atau kau benarbenar tidak akan kembali? bie cuman bisa bilang "baiklah...." *muke sedih*

hanya ingin memastikan saja... jika kau kembali ke negeri ini, berikan saia waktu sebentar saja untuk menyapamu dan mendengarkan racaukacaumu tanpa kaw bertanya alasannya. aku hanya meminta waktumu sebentar saja, tidak meminta waktumu sepanjang masa :)

Rabu, 21 September 2011

keduabelas

fiuuh.. akhirnya kau muncul juga, hehehe... muncul dengan pertanyaan yang sama dengan manusia lainnya. ada apa dengan kaum kalian, kenapa kalian serentak bertanya hal itu pada bie? tanya pendapat tok? xixixi... buat bie, apa pun pendapat orang tentang bie... bie sama sekali ndak peduli.

be yourself, kaw selalu bilang begitu sama bie :)

hey.. hari ini bie pulang cepat. aaahhhh.... akhirnya merasakan pulang cepat juga. oya, bie dah bilang sama abah dan emaak... bie kurang nyaman dengan pekerjaan ini. ada alasannya, dan mereka mengerti. tadi pas pulang bie dapet pelajaran. disini hujan... pas lagi enakenaknya menikmati sisasisa hujan disore hari, tibatiba ada suara pluit kenceng banget. sempet ingin memaki karena terkejut, tapi ternyata itu pluitnya si tukang parkir yang lagi ngejar mobil. dia lari kuenceng banget padahal jalanannya licin gtu. ndak pake pelindung kepala juga. fiuuhh.. dia rela begitu demi uang parkiran seribuan or paling banyak juga duaribu. dan bie? yaa... pelajaranlah... pelajaran :D

pelajaran juga buatmu, jangan semenamena sama uang, liat si bapak itu segitunya dia...

fiuuh... hari ini bie mencari si tuan muda, mau pinjam pikirannya sejenak. tapi gak ada respon, mungkin dia sibuk.

oya.. bie akan segera menutup taman ini rapatrapat. ketuk saja jika kau ingin memasukinya, nanti bie akan bukakan. tidak semua yang kaw baca itu benar adanya.... hahaha, membebaskan manusia untuk menarik pemahamannya sendiri. itu kebiasaan bie, seakanakan membebaskan manusia itu ada padahal....

seakanakan....

hey... kemarin bie melakukan hal konyol. ta pikir kok tumbentumben seharian si hape gak ada ecemes ora something, yaealaaahh... bie kan ganti no LAGI dan gak ada yang tau no itu ampe si majikan tanya sama bie buat apa punya hape klo ndak mau dihubungi. huh... bie belum berubah :(

yoweslah... teman, apa pun pendapat bie tentang anda tetaplah menjadi diri anda sendiri. tak usah menjadi orang lain. baik atau buruk, itu relatip :)

lakukan untuk Tuhan bukan untuk manusia, kata kunci biar ndak kecewa. kecewa itu benih dari halhal negatip yang akan menyeruak ke kehidupan anda.

selamat pagi negri ayam goreng tepung :)

Senin, 19 September 2011

kesebelas

hey... hari ketiga kau menghilang tanpa jejak. ada apa? tak suka dengan responku kemarin? lalu apa? apa aku harus meminta maaf padamu? aku hanya sekedar menyampaikan kembali kalimat yang sempat ku kutip dari pembicaraanmu kemarin. sudah berulangkali ku katakan padamu, berhatihatilah bicara padaku dan aku akan berhatihati ketika berbicara padamu.

hey... sudah lupakan saja pertikaian kita itu, terlalu lama seperti ini juga sama sekali tidak menguntungkan setiap pihak. baiklah, akan ku ceritakan padamu suatu hal. tentang kesukaanku sepanjang tahun ini. mengunjungi rumah ibadah untuk "bertemu" Tuhan yang mereka temui. sewaktu bie resign beberapa bulan yang lalu, bie dah berniat mau ke gua maria yang ada disemarang itu. tapi yaa seperti yang kita ketahui, Dia berkehendak lain. bie sering nongkrong di mesjid, mushola, surau, pura, vihara dan juga gereja. mereka bentuknya macammacam. ada yang megah dan ada yang seadanya saja.

hey... aku tahu, kaw akan menertawaiku dengan kesukaanku yang satu ini. Tuhan selalu ku jadikan alasan. tapi kita berdua tahu, kita mati penasaran dengan mauNya. dan aku ingin bertemu dengan Dia secara empat mata, kaw tahu itu.

hey... tahukah kaw apa pendapat lelaki pongah itu tentang keTuhanan yang ku punya? entahlah... semoga saja dia masih berpendapat yang baikbaik saja tentang keTuhanan yang ku punya. baik atau buruk pendapatnya tentangku, lagi pula itu bukan urusankku.

aku bertemu Tuhan di rumah tetangga, tetangga yang mereka bilang ndak berTuhan. miris. yeah... aku kurang begitu respect pada mereka yang hanya sekedar menjadi "tamu" dirumah itu. Tuhan yang ada diotakku itu begitu sempurna. ndak usah bicara gereja jika si pembicara itu sendiri ndak menjadi gereja. ndak usah bicara pelayanan jika si pembicara itu sendiri blum menjadi seorang pelayan. di benak bie, untuk menjadi seorang kristen bukan cuman gereja tiap minggu or baca ayat minimal sehari sekali. bukan. yeah... setidaknya ucapan tuan muda itu membuat bie berusaha mengurangi kejutekan dan keketusan bie. mengurangi keegoisan yang bie punya. menjadi diri sendiri, kaw selalu bilang itu, teman. menjadi manusia yang seutuhnya, menghilangkan ke'aku'an yang ada. apa pun pendapatnya dan pendapat mereka itu bukan bagian bie, yang menjadi bagian dari bie adalah ..............................................


Minggu, 18 September 2011

kesepuluh

hey.. postingan yang kesepuluh tepat di ketigabulan aku ada dikota ini. ehmm... gimanagimana, masih kangen sama emaak dan alm.omamu? wes to telp ae.. gtu ae kok repot. bukankah kaw bilang, klo kangen ya telp. gimana sekarang dah merasakan klo nelp ndak cukup untuk melampiaskan rasa rindu. kemudahan
 materi tampaknya membuatmu beranggapan seperti itu yaa... :)

hey... aku benciiiiiii  *muke kesel*,  aku benci ditanya alasan. benerbener gak suka kalo ditanya alasan. dan aku punya alasan untuk ketidaksukaan itu dan aku tidak suka ditanyakan tentang alasanku itu. hahaha... ribet yee boo :D

yoweslah lanjutkan saja hidupmu bersama rindumu. rindu emaak? yaa telp emaakmu. rindu alm.oma? yaa cepatlah kaw mati. sederhana bukan :)

hey... setelah ta pikirpikir, omongannya kala itu benar. klo bie cerita sama dia, bie cuman butuh pembelaan diri dari dia. ehmm.. nek gtu bie yaa ndak usah cerita apaapa sama manusia macam dia, termasuk cerita sama anda. menjadi manusia normal itu sulit juga yak. butuh temen sharing, malah dikira mencari pembelaan. ndak cerita disangka antisosial. xixixi... serba salah serba enamribu, kya tarip makan dirumah makan zamzam aja :D

hey... rasanya seperti kembali mengulang hidup saia yang sempat hilang. walau pun digit akan bertambah. oyaa... bulan ini saia makin tua. ehmm... pengen apa yak? klo si ibusuri ada dirumah dan si emaak bilang juga dia mau dateng, bie pengen........................... bareng mereka. motto saia kali ini adalah menikmati hidup saia seperti menikmati ice cream, nikmati semuanya sebelum meleleh. bie ndak pernah bisa tahu, besok, lusa atau nanti akan hidup dimana dan dengan siapa. tapi setidaknya bie punya sedikit ngarep biar tahun ini bie sama mereka. lagian bie juga gak type orang yang suka diucapin selamat begitu.

hey... masih inget ndak, dulu kaw panggil aku "cici", hahaha... kaw pikir aku ini satu ras denganmu :P

oya... hari ini bie menghabiskan akhir pekan dengan lelaki yang punya marga itu, yang ta bilang nyaris saja aku jatuh cinta sama dia. xixixi.... you know what, dia takjub dengan ketidaksukaan bie disentuh. jadi ceritanya tuh pas lagi nyebrang gtu. dia kira bie type orang  yang takut nyebrang, trus tiba ada mobillah dari arah kiri, laahh bie pikir bie itu amanama aja. pain juga bie harus lari biar tu mobil bisa jalan cepet? eehhh si teman itu langsung buruburu megang bie, dan bie cuman bisa melotot. huh... mereka boleh bilang bie cewek kobelan, itu hak mereka. tapi jangan pernah sentuh bie dengan alasan apa pun. pada akhirnya dia minta maaf. lagian bie ndak ngrasa ambil jalur tu mobil, pain juga megangmegang. huh.....

oyaa.... kesibukan banting tulang tidak dapat menyisakan waktu yang cukup buat bie baca bukubuku itu. padahal bie dah kangen nulis yang lebih serius lagi. bie kangen berpuisi....

Rabu, 14 September 2011

kesembilan

hey.. mai fave no !

oik... pie.. pie... mangap semangapmangapnya dari kemaren cuman jawab msg seadaadanya. dan kaw? lagilagi meracaukacau... bicara tentang kasih, visi dan cinta. whats going on? mulai merasa kangen indonesiakah? cepatlah kembali... ada saia disini :D

kau bilang love is bullshit
dan
aku bilang love is you *berarti si you adalah bullshit dunk yaa, hehe*
... hahaha, bagaimana masihkah kita tampak mesra jika seperti ini?

kau bilang cinta itu bersifat bebas, dapat diberikan kepada siapa saja
hahaha.. jika saja kita selalu berlaku seperti ini maka tak heran kita dibilang sablenk. jadi kangen malammalam diportal.

hey... pelangi bilang saia ndak berubah. gayanya tetap sama. weww.. so lama kita ndak senggolsenggolan dengan beliau. ku titipkan jakarta padamu kaakaaakkk :D

hey.. kali ini aku sedangkan mendengarkan lagu yang liriknya "kalo bulan bisa ngomong... dia pasti gak akan bohong", hahaha.. ajegile lawas banget ne lagu. bicara padamu dan menuliskan seratus postingan untukmu kudu mesti wajib dan harus pake lagu. karena itu kebiasaan kita. dan kaw akan terus muterin lagi si george benson. hahaha... lagu yang akan membuatku berdemo dengan seketika.

hey.. kaw benar. dia tak berubah. kali ini dia pun menghilang tanpa jejak. dia hanya sekedar menggoda. weslah tak usah hiraukan dia :)

mari kita lanjutkan hidup ini, kawans... tapi temani aku yaa :D

eeehh.. tau ndak, si ibusuri buruburu mau balek karena bie susah dicari. hadeuh.. alamat kudu benerbener diem dirumah tok ini. u knowlah si ibusuri gak suka liat bie petakilan pigi sana pigi sini. dan kemarin dia moromoro bilang klo dia ndak suka liat bie banting tulang, dengan alasan klo bie ada duit lagi pasti tar bie ninggalin dia lagi. si ibunda kok posesipnya naujubilah gtu yaak... tenang ae mom, selama keluarga saia utuh dan sehat wal'apiat saia masih belum berani melangkahkan kaki terlalu jauh dari kediaman kalian.

hey... semaaangaatt yaak di negeri orang, salam buat ayam goreng tepung. nek bie dah menjelajahi indonesia dan bila diizinkan ama Tuhan tar bie mampir neh ke negeri dongengmu itu.

Minggu, 11 September 2011

kedelapan

hey... akhirnya masih bisa bernafas juga. xixixi... gimana rasanya dicuekin? ehmm... ndak bermaksud bales dendam tapi yaa memang saia harus membanting si tulang untuk melanjutkan hidup ini. kau bilang, kau senang pensiun dini di usiamu yang masih bisa berproduktipitas itu? jawabku hanyalah sebuah kata.... selamat! buatmu keuangan bukanlah masalah hidup, tapi percintaanmu yang selalu bermasalah. makanya buruan tobat :))

hey... hari ini bie kesentil sebuah kata. excelent. ehmm... bie inget diantara ricaukacaumu ketika merangkai scriptmu diantara kegundahgulanaan yang kaw punya, kau sempat sebut kata ini. dan pagi ini kembali disentil dengan kata itu. sebenernya semua ini saling bertautan... seperti slide disebuah film. membaca nama manusia itu. mendengarkan lagu. kembali mendengarkan secara berulangulang. memahami. mungkin lebih tepatnya memahami yang pernah terjadi.

hey.. dari sekian lagu yang ia berikan, ada satu lagu yang bie suka. sebenernya semuanya bie suka. d*mn, bie jadi inget ekspresinya pas ngebanggain album lengkap mika. huh ! ampe sekarang dia belum kase ke bie copyannya. dan kau tahu alasannnya kenapa... lebih baik berlari jika bersembunyi pun tak mampu bie lakukan :)

bie suka lagu ini

i hid myself from failure and fear
O my dear you're a threat to the bad in us all
They tell themselves that each word from your lips
Or the grace in your eyes overcomes any fall



Over the twilight you're listening for me
Darling, go to sleep
Cradled by moonlight, I'm dreaming we'll be
Loved so deep



Floating and fighting, like a kite on a string
Till you cut through my tether and changed everything
From the sky you looked small, but I loved you the same
So I darted back quickly to spell out your name
And when they say that I'm just a terrible kite
You'll tell them you're proud of my marvelous flight



Don't hide yourself inside till I'm old
O my dear you're a threat to the bad we all see
I'm beside myself for the touch of your lips
Or the grace of your eyes that can see good in me



Over the twilight you're listening for me
Darling, go to sleep
Cradled by moonlight, I'm dreaming we'll be
Loved so deep



Floating and fighting, like a kite on a string
Till you cut through my tether and changed everything
From the sky you looked small, but I loved you the same
So I darted back quickly to spell out your name
And when they say that I'm just a terrible kite
You'll tell them you're proud of my marvelous flight


... dari pertama kali denger lagu ini, bie dah bilang "suka!" ehmm, lirik pertamanya. i hid myself from failure and fear :D


hey... kali ini bie tak bisa mengalah lagi pada waktumu, bie terlalu lelah membanting tulang. xixixi... biasanya bangun trus bisa tidur lagi ehh... sekarang dah gak bisa. dan nyebelinnya bergaul dengan kata sombong. disms kapan dibales kapan. ditelp gak pernah dijawab. disamperin ke rumah selalu gak ada. begitulah gerutu mereka. dan satu lagi... si emaak tanya kenapa biie ndak bilang ke matua dan maisista klo bie mulai membanting tulang. dan jawaban bie dibilang ketus. fiuh... bie bilang kase tau ndak kase tau pengaruhnya apa? kaw benar.. bie tak pernah berhenti bersikap skeptis. bie tahu ndak seharusnya bie begitu. hanya saja bie binun, klo bie bilang ke matua tar akan..... dan bie mang sengaja gak billang2. bie males berdebat ini itu. klo kya gini jadi inget si manusia pongah. *sigh*

Jumat, 09 September 2011

ketujuh

oiikk..... setelah kelelahan akhirnya semangat sedikit demi sedikit mulai nampak, aahaayy... bahasanya nampak euy.. hey.. bie mau cerita, sakarepmu mau nyuruh bie buruburu merit biar ada temen cerita ato urusan lainnya. pokoke bie mau cerita... lagian bie bisa cerita dengan sesukanya yaaa dengan cara gini, mosok tiap kali ngemeng selalu kau mendominasi. wes... bie cerita dulu yooo, eehh tapi sek bie mau jitak. aahhh kaw ini hobby sekali ngintip? dapet dari mana itu? update baaangeeettt... empat jempol deh buat anda seorang teman. padahal yang itu blum bie ceritakan lho. baru bie bilang ke pak pendeta gadungan, si mbak, lelaki pongah dan si kakak celit. yaa baru mereka tok... rencananya kemaren baru mau bie ceritakan tapi anda su tahu terlebih dahulu. how can ?! aaahh....

oiikk... bie mau cerita, you know what... mereka bilang bie pendiam. hahaha... mari kita tertawa berjamaah. jadi begini ceritanya.... garagara semuanya pada mengeluh bie cuman diem doank, mereka bilang bie itu pendiam. padahal mah bie itu kan bawel sejak orok, klo pun lagi pengen diem yaaa.... ta suruh orang lain ngemeng itu juga ndak sembarang orang ta suruh ngemeng sesukanya. masih ingat kan kapan hari ta suruh ngemeng sepanjang malam sedangkan aku malah melakukan hal lain? sama sekali ndak dengerin anda berbicara tapi nyuruh anda untuk terus bicara? haha... hingga akhirnya kau pun jengkel dan berkata "kenapa sih demen banget denger suara aku?". demen? hahaha... boleh kah aku menjawabnya secara jujur? xixixixi.... padahal mah bie diem bukan karena bie setuju dengan kebijakan itu, tapi bie berusaha menutupi intonasi bicara bie yang mereka lihat seperti intonasi seorang alien. xixixi... lah bijimane, ane wes ngelotok dengan intonasi ini :D

ooiiikk... hari ini seorang teman ngtrip ke heaven. weww.... rumahnya dah selesai kali yaak? enaknya.... bie pengen ke sana dengan segera.

aahhh yoweslah su malam, dan sekarang disana pasti dah pagi. bie kelaperan tingkat tinggi..... hari ini banyak teman yang mau nginep. xixixixi.... rumah dah kya beskem, tiap ada teman dari luarkota yang dateng pasti nginep dirumah bie. lumayanlah mereka bisa menghemat dan bie ada temennya dirumah :D

Kamis, 08 September 2011

keenam..

aku kelelahan...

hey... dan kau pun menertawakan diriku. aku sungguhsungguh kelelahan. kelelahan menjadi manusia yang mereka sebut diri sendiri. kelelahan menjadi manusia yang mereka bilang itulah manusia. kelelahan menjadi manusia yang acapkali disebut utuh.

aku kelelahan...

hey... ketidakpedulianku mulai menyapa. mulai disibukkan dengan segala aktipitas dan rutinitas. mungkin karena itu aku kelelahan. kau tahu apa yang membuat aku masih "berjalan dan bertahan?". tujuan. hanya itu.

aku kelelahan...

hey... kau tahu apa yang membuatku pada akhirnya mengalah pada teriknya mentari? karena melalui dia aku dapat menikmati senja. entah sejak kapan aku mencintai senja dan sangat menikmati keramahannya. biar saja mereka menikmati mentari pagi, agar aku dapat menikmati senja seorang diri. aku tak ingin berbagi senja dengan siapa pun. dan mulai kini aku kembali tak dapat menikmati senja. dan...

aku kelelahan...

hey... dan dititik kelelahanku yang terendah pun kau menghiburku dengan caramu, tapi sangat disayangkan, candamu tak mampu melepaskan aku dari kata lelah. mungkin dengan lagu ini aku sedikit merasa......
masih ingatkah kau dengan lelaki pongah yang beberapa waktu lalu ku ceritakan padamu? yeah.. manusia itu bertanya padaku ehmmm bukan bertanya lebih tepatnya membahas tentang keTuhanan yang aku miliki. nyaris seperti pelangi. dan aku tidak suka itu. tahu apa dia tentang Tuhan yang aku tahu? aahh... aku benci harus menghindar, aku tak suka harus jujur.

aku kelelahan

hey... bagaimana jika dia tahu? apakah pemikirannya sama dengan pemikiranmu? atau.... entahlah. jika saja aku berhenti lari dan hadapi semua. aku kelelahan. dia mengingatkanku pada sesuatu yang tak harus aku ingat. tapi aku sadar itu adalah bagian dari hidupku. apa pun alasanku, yang dia tanya adalah... kenapa aku lebih memilih pergi ke tempat itu ketimbang tempat ini? fine... apa pun alasanku, mulai besok aku akan ke sana. bukan karena lelaki pongah itu, tapi karena aku.

Selasa, 06 September 2011

kelima

hey... kemarikan kepalamu, ingin rasanya ku jitak. no way to go back. aahhh kaw ini, kenapa kaw berkata seperti itu? kompromilah sedikit, sebegitu tak sukanya kah dirimu akan dirinya? hahaha.. aku yang disakiti saja masih bisa berdamai dengan keadaan. yeah... lagilagi kaw hina aku dengan kata "manusia"

kaw : september besok saya ke *beep*, gmana menurutmu?
saia : heikssss??????? pain?
kaw : mau cari istri bule
saia : alaaahh..
kaw : semoga lancar dan hepi yaa, kalo saya senang bie juga senang khan
saia : iyaa dah #mukemalas
kaw : semoga bie cepat sembuh, menikah, dan bahagia,  selamanyaaaaa... foreper and apter alwayz
saia : cepet sembuh? kamsud lu ane maho gtu?
kaw : sembuh dari magabut di tengah malam
saia : kan dah gak kerja cintaaa...
kaw : haaa
saia : aah kaw ini ketinggalan banyak cerita
kaw : udah plg kampung?
saia : sibuklah dengan kesibukanmu
kaw : sadiiiiiz
saia : kok sadis?
kaw : tar balik lagi khan?
saia : sapa yang sadis? anda yang sadis? pain balik?
kaw : trus yg nemeni saya nongkrong deket portal malam2 siapa dong?
saia : laah kan ente juga dah bakalan pergi :p
kaw : paraaaah 
saia : apa parah? kaw yang parah
kaw : ente
saia : laah ente yang parah, sibuk.. sibuk.. sibuk selalu
kaw : padahal pengen nraktir duluuu, paraaah, uedaaan
saia : cari yang lain aja
kaw : gak bener
saia : cari yang lebih membutuhkan traktiranmu
kaw : gak masuk akal, tegaaa
saia : sapa? ahh lebay
kaw : ente
saia : lhooo... kok saia?
kaw : ya paling gak gila-gilaan dulu dooong, beraninya kabur, ckckck, paraaah
saia : kapan hari bie telp malah dkase ke orang lain, baru mau cerita, sapa yang lebih kejam?, sapa yang ndak masuk akal?, sapa yang parah?, ndak bisa di andalkan kaw :p, ahaayy.., cari guru yang lain saja, masih ada guruguru yang lebih hebat dan berpengalaman, so.. gmn persiapanmu?
kaw : bingung, speechless, gak mampu memahami wanita, paraaah, ada teman saya kabur, gak bilang2 lageee, orang kayak gitu bener2 sadisss khan, gmna menurut mu?
saia : knp?
kaw : ia orang model begitu parah juga yaaa, biarin dech semoga dia skrg hepi :):), khan teman yg baik selalu mendukung hehe

.. olrait, next case kaw hina aku dengan kata apa lagi? how? sedetail inikah saia menyimpan pembicaraan kita? xixixi, wes ta bilang too... hatihati gunakan waktu dan perkataanmu. jangan sembarangan becakap *emosi ala warga setempat*

hey.. masih kembali *walau katamu tak suka kata back aku akan terus menyudutkan kaw dengan topik ini* , tentang topik yang satu itu. manusia parah dan payah. ehmm... tapi kata si tarot, berhentilah berpurapura. yeaaah... akhirnya menyerah pada kata si hati yang disampaikan si tarot. aku bertahan, walau pun bagaimana pun... seperti yang kita sepakati teman yang baik selalu mendukung. apa pun alasanku. apa pun pilihanku. tugasmu yaaa mendukungku :p

 hey... aku cukup tergelak ketika kau bilang aku si madness. hahaha.... kangen ngambekngambekkan. inget ndak waktu kita samasama masih emosi? dan kaw buat aku, si tukang ngambek, mengalah. jiakakakak.. mosok tukang ngambek minta maaf? saia ndak tahan dicuekin, dooddoooll...

hey.. setidaknya saia mulai menerima kenyataan bahwa kaw tak ingin kembali ke negri ini. ta doakan deh si kartu hijau itu... buuut dengan satu syarat klo ngerasa kedinginan deketdeket kompor aja yaaa, dilarang deketdeket makhluk hidup :p




Senin, 05 September 2011

keempat

fiuuh.. finally im home :)


hey.. seribu satu cara kau lakukan untuk mencari tahu apakah aku sudah tidur? yaa... jawabannya adalah kemarin ndak isa tidur karena aku ada dirumah orang. ehmm... tidur ditempat yang bukan tempat kita rasanya risih. dan kerinduanku kemarin akan rumah benarbenar memuncak hingga aku tak bisa terlelap. perbedaaan 12 jam membuat kita berdialog diantara ketidaksadaraanku. cih.. aku harus mengalah pada waktumu.

hey... perjalanan kemarin sungguh sangat melelahkan. sepanjang perjalanan aku tak dapat menghentikan otakku untuk tidak berpikir. dia benar, orang yang ada disampingku ini benar. tidak seharusnya aku berlaku egois, yang sematamata hanya ingin melakukan bukan memikirkan apa yang harus aku lakukan.


hey... berhentilah memaksaku untuk cepatcepat menikah. menikah bukanlah jawaban, teman. yeaahh... kau buat aku menggalau. kau tahu, begitu aku sampaikan apa yang kau katakan kepada mereka... dengan segera kami membuka kartu tarot kami. yeaah... sebelum salah satu dari kami meninggalkan negeri ini kami suka bermain tarot, dengan tujuan hanya untuk bersenangsenang tidak menganggap serius apa yang dikatakan oleh kartu tersebut. fiiuuuhh... melihatnya akan pergi mengingatkanku pada dirimu, teman. berhenti mencari orang tepat, tapi menjadi orang yang tepat. baiklah.

hey... bulan ini adalah bulan burung buatku. aku tak ingin berharap macammacam darimu. tapi satu hal... bolehkah kau kembali menyanyikan lagu ndak jelasmu itu? "maaaybee.....:", xixii begitulah lirik yang kau buat bila aku bertanya sebuah hal. maybe... ehmm yaa maybe, kita sepakat dikata maybe

hey... di perjalanan kemarin kami terlibat banyak topik. bicara tentang aku yang mereka bilang si manusia egois. mereka menertawakan aku yang selalu bilang "pokoknya...". hahaha... baiklah, aku tidak berjanji untuk berhenti mengatakan "pokoknya.." lagi tapi setidaknya aku akan berusaha untuk mengurangi mengucapakan kalimat itu.

hey... perihal lelaki pongah yang sempat membuatku...... di tengah perjalanan kembali kemarin, kau tahu lagu apa yang tepat untuknya ? ehmmm... akan ku nyanyikan, bukan.. bukan george benson tapi airsupply

you would never ask me why
my heart is so disguised
i just can't live a lie anymore
i would rather hurt myself
.. goodbye ..
.. begitulah  *sighh*

hey.... hampir saja aku sudahi racaukacauku kali ini, tapi baru saja si george benson bilang kalo kalimatkalimatku untukmu adalah kalimat mesra. hahaha... cukup menggelikan. aku bermesraan denganmu... menjijikkan. aku yakin kau pun akan ikut tertawa denganku...  :))

Sabtu, 03 September 2011

ketiga

hey.. ini yang ketiga. terimakasih sudah membalas pesan saia, yaaa walau pun kau membalasnya dua jam sebelum masuk kelas dan aku masih berada ditengahtengah indahnya alam mimpi..

hey... terimakasih sudah memberi kabar bahwa engkau tiba dengan selamat dibenua itu. ehmm.. bagaimana dengan tanah perjanjianmu itu? pokoknya *memaksa seperti biasa*, aku ndak mau tau bagaimana caranya, ceritakan padaku bagaimana keadaan disana daaannnn futuuu !!!

hey... tahukah kau dimana aku saat ini. ehmm... pinggir dari propinsi kotaku. xixixi, kali ini bukannya ndak izin sama dirimu tapi juga ndak izin sama satu pun sanak keluarga. menggalau dadakan... lanjutan cerita dari minggu kemarin. melanjutkan kisah cinta seorang teman demi hatinya. cih, cinta? hahaha... aku tahu akan merasa jijik dengan topikku yang satu ini.

hey... perihal izin tak izin, silahkan memaki aku... si abah, emaak dan kakakku, mereka kompak membuatku aku benarbenar ketakutan. aku takut mereka tahu aku lagi pergi. aku meninggalkan rumah selama seminggu. dan kau tahu apa ketakutanku selanjutnya? aku takut ndak hujan lalu bunga dan tanamanku lainnya ndak ada yang siram. xixixi... tanaman dijadikan alasan :))

hey... perjalanan ke kota ini memakan waktu 12jam, dan itu adalah perhitungan waktu tercepat. wuiihh.. jika saja dalam tempo itu aku dapat berlari padamu untuk menceritakan sesuatu. ehmm tapi aku tahu kau terlalu sibuk. dan kalian semua sibuk. *sigh*

Kamis, 01 September 2011

kedua

hey... kau masih saja tak membalas pesanku. mari kita berhenti saling menyakiti. xixixi... karena aku tahu, engkaulah pemenangnya. yeah... kau bilang aku si wanita kesepian yang tak suka keramaian dan juga kesunyian. karena keanehanku itu makanya hanya kau yang bertahan dan betah menjadi pelarianku. kau tahu kapan pertama kita bertemu? ketika hari burung. ahaay... romantisnya hukuman itu. dan saat itu kita masih belum tergoda untuk saling menggoda. masingmasing dari kita sibuk memperhatikan kelakukan manusiamanusia normal itu. dan setahun kemudian dihari burung pula kita bertemu lagi, hahaha... lagilagi aku tak peduli padamu. aku sibuk menanti kado istimewa dari si george benson. kau pun bilang aku bodoh. memang. pada kenyataannya dia melewatkan hari bersejarah itu. dan lagilagi aku melampiaskannya padamu. untuk itulah gunanya teman, bukankah begitu?

hey... aku masih belum bisa membayangkan jika kau semakin sulit dihubungi. pada siapa lagi aku akan mengadu tentang malam? kau tahu, lelaki yang satu itu terlalu pongah. aku tak sanggup mengikuti kepongahannya itu. setidaknya balas sekali saja pesanku. pesanku pada dindingmu. pesanku pada bebekmu. pesanku pada angin.

hey.. aku masih menyediakan banyak malam untuk mendengarkan ceritamu tentang wanitawanita pirang disana. dan aku yakin kau tak selera dengan manusia macam itu. atau kau hanya selera padaku? hahaha... jangan dimasukkan ke dalam hati, aku hanya berseloroh tak berselera padamu.

hey.. aku juga masih punya banyak kegalauan yang akan ku bagi padamu tanpa candu yang perlu ku takuti seperti ketakutanku akan rasa candu pada lelaki itu. yeaah... kesamaan dari kita adalah ketakutan ketika rasa candu itu datang. mari kita samasama memaki kebodohan kita :))

hey.. aku merindu, sungguh ! merindu saat kau mencariku. merindu saat kau bertanya padaku "kenapa masih ndak isa tidur?" atau "mati lampu lagikah?". yeaahh... wanita segarang aku tak berani akan gelap dan halilintar. lagilagi.. aku belum menemukan manusia yang bisa ku pegang untuk menghadapi phobiaku itu.

hey.. temani aku menangis. temani aku memaki. temani aku menjadi diriku. kau tahu... siang tadi aku teringat ketika pertama kalinya datang ke tempat ini. kali pertama tanpa pemberitahuan yang ku tujukan untukmu. dan kali ini pun begitu. ada ditempat ini tanpa kau tahu sejak kapan dan alasannya. kau benar.. kau berlaku benar. aku payah.